Upacara Tugel Kuncung

Bagi masyarakat tengger upacara Tugel Kuncung berlaku bagi anak laki-laki yang umurnya kurang dari 15 tahun. Menurut sejarahnya, merupakan satu dari sekian banyak warisan adat yang ditinggalkan oleh Sang Sidharta Gautama.

Sebab waktu Sang Sidharta meninggalkan istana untuk turun ke … Selengkapnya

Upacara waktu Mengandung Masyarakat Tengger

Pada waktu mengandung upacara yang dilakukan terutama pada waktu kandungan berumur tujuh bulan. Upacara ini disebut “ujud”. Upacara ini bertujuan supaya bayi yang sedang dikandung selamat dan mudah dilahirkan. Upacara sujud dipimpin oleh Dukun Paraji, Sesajen di­sediakan dan pembakaran dupa

Selengkapnya

Upacara Khitanan Masyarakat Tengger

Setelah anak laki-laki berumur 12 tahun diadakan lagi upacara peringatan cuplak pusar dan khitanan. Hari baik untuk melakukan khi­tanan dilakukan pada hari setelah kelahirannya. Khitanan tabu pada hari cuplak pusarnya. Sehari sebelum dikhitan si anak diajak ke Punden untuk melakukan … Selengkapnya

Upacara Cuplak Pusar Masyarakat Tengger

Biasanya setelah bayi berumur lima atau 7 hari pusarnya mengering dan terlepas. Kejadian ini diperingati dengan suatu upacara. Upacara ini dilakukan dengan “kekerik”, yang bertujuan untuk melepaskan segala kotoran dari leluhurnya, dan supaya mendapatkan keselamatan. Mantera yang dibacakan diantaranya sebagai … Selengkapnya

Upacara Among among Masyarakat Tengger

Setelah bayi berumur 35 atau 44 hari diadakan upacara “among- among”
yaitu upacara untuk menyelamati “sing bahu Rekso”. Pem­berian mantera
ialah agar bayi dijauhkan dari segala gangguan. Kemudian di-“lindungi” diberi
mantera dari orang-orang tua, pada waktu nengkurep. Pada waktu merangkak… Selengkapnya

Historis Untung Surapati

Pada abad ke-17, seorang putra Indonesia yang terkenal gagah berani di dalam melawan keangkaramurkaan  V.O.C / Kompeni Belanda, telah mengisi khasanah sejarah Indonesia. Dari perjalanan sejarahnya yang panjang mulai dari Batavia ( Jakarta sekarang ) sampai ke Pasuruan, banyak butir- … Selengkapnya