USAHA setir mobil

Sewtir Mobil0001USAHA setir mobil ini dijalankan anak muda benama Nicko Agung, 26 tahun, beralamat di J1 Panglima Sudirman Gang Kadipaten IV/17A, RT-3/RW-4 Kelurahan Kebon Agung, Pasuruan.
Bersama kakak Nicko, yaitu Arif memulai usaha ini sejak tahun 2010 dengan modal awal Rp 3 juta. Tak cuma setir mobil dari yang punya merek terkenal seperti Momo dan lain-lain, usaha keluarga ini juga membuat handle porsenling. Sebetulnya usaha bikin setir mobil ini meneruskan usaha ayah Nicko, yaitu Abdullah.
Menurut cerita Abdullah yang tidak tamat SD ini, sebelum terjun membuat setir mobil awalnya dia bekerja di bidang mebel/kursi. Bosan dengan usaha perabot rumahtangga, tahun 1993 ia coba banting setir menekuni jadi perajin setir mobil kayu dan berhasil. Bahan bakunya berasal dari limbah mebel pabrik.
Masih cerita Abdullah, pertamakali menawarkan hasil karyanya itu di Pasar Senen Jakarta. Sayang, krisis ekonomi yang pernah melanda Amerika berimbas ke Indonesia dan usahanya. Lama sempat berhenti, kemudian tahun 2010 usahanya diteruskan anak-anaknya, Nicko dan Arif.
Sekarang, Abdullah tinggal mengawasi kerja anak- anaknya yang dibantu para tetangganya sekaligus membuka lapangan kerja. Dulu punya 25 pekerja, sekarang tinggal 7 orang. “Bapak itu banyak akal, seperti tokoh cerita film Mc Giver tutur Nicko. Sekarang, Nicko bersama Arif, membuat setir mobil berdasarkan pesanan toko-toko komponen mobil di Surabaya, Jember, Malang, Banyuwangi dan kota-kota besar di Jawa Tengah. Kebanyakan pula setir mobil yang dipesan untuk mobil sport. “Kami hanya melayani pembelian kontan, ada uang ada barang,” tutur Nicko yang pernah menjadi sales sepeda motor Yamaha. Em djupri/alfan

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Majalah SAREKDA Jawa Timur/edisi 021/2014 halaman 33

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *