BATIK JETIS SIDOARJO

sekar-jagad-sidoarjoSejarah Batik Sidoarjo

Batik Jetis Sidoarjo sudah dikenal sejak tahun 1675, dari tahun tersebut (1675) sampai sekarang keahlian batik yang diwariskan turun-temurun telah mencapai tujuh generasi. Batik Jetis Sidoarjo merupakan salah satu warisan budaya lokal (kearifan lokal) masyarakat Sidoarjo,  Batik … Selengkapnya

Sejarah Pembentukan Kabupaten Sidoarjo

Jalan Lempeng Ke Sidoarjo

Perjalanan Sidoarjo menjadi daerah yang mandiri tidak memerlukan proses yang berbelit. Saat itu wilayah Surabaya sangat luas, bahkan sampai ke Pulau Kalimantan. Pembentukan Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu cara untuk mempermudah pengawasan terhadap Kabupaten Surabaya setelah … Selengkapnya

Bupati Sidoarjo Era Kolonial

Semula rumah Kabupaten di daerah kampung Pandean, kemudian Bupati  Cokronegoro I memindahkannya ke Kampung Pucang (Wates). Adapun tetenger pemindahan ini adalah Masjid Jamik (Masjid Agung), Pesarean Pendem (Asri). 

Tahun 1862, beliau wafat setelah menderita sakit, dan dimakamkan di Pesarean Pendem … Selengkapnya

Sidoarjo di Masa Pancaroba Sejarah

Pancaroba masa peralihan abad ke-19 ke abad ke-20 ialah ucapan yang lumrah diketengahkan dalam sejarah Sidoarjo, bahwa suatu jiwa zaman (zeitgeist) membentuk kepribadian seseorang dan kelompok masyarakat yang hidup di masa itu. Abad ke-20 bercirikan nasionalisme serta produk Selengkapnya

Jihad di Gedangan, Kabupaten Sidoarjo

Sebuah Kasus Perlawanan Fisik yang paling terkenal adalah jihad di Gedangan yang dipimpin oleh Kiai Hasan Mukmin. Sebab-sebab pemberontakan berakar dari gerakan agama yang berbasis masyarakat tani. Karenanya tipikal gerakan itu menjadikan

permasalahan petani sebagai isu sentral. Gerakan ini mengalami … Selengkapnya

Mitologi Candi Pari, Kabupaten Sidoarjo

Mitologi Candi PariSalah satu cagar budaya yang bisa dikatakan utuh sampai sekarang adalah Candi Pari. Candi yang terletak di kecamatan Porong ini di bangun pada jaman Majapahit atau seperti yang tertulis pada 1293 C (1371 M ). Selengkapnya

Adipati Jayenggrana Sang Pemberontak, Kabupaten Sidiarjo

Adipati Jayenggrana, yang menjabat  Adipati Sidokare, memilih mengambil jarak dengan Sri Sunan Pakubuwono dan Belanda saat itu, maka ia terbunuh di usia muda. Dengan terbunuhnya Jayenggrana Belanda memecah wilayah Surabaya menjadi dua.

Kabupaten Surabaya dan satunya pecahannya berbentuk kabupten Sidoarjo. … Selengkapnya

Jayenggrana Adipati Pembangkangan, Surabaya

 

Adipati Jayenggrana adalah putra dari Onggowongso, Tumenggung Surabaya yang masih saudara kandung dari Tumenggung Onggojoyo di Pasuruan. Jayenggrana (atau juga di sebut Janggrana) selain merupakan cucu langsung dari Ki Ageng Brondong dan juga masih paman tokoh pemberontak … Selengkapnya