Pemerintahan Wiraraja Dan Pembangunan Kota Majapahit

Dalam tahun 1268-1292 Kerajaan Singosari dipimpin oleh Raja Kertanegara yang mempunyai dua orang menantu ialah R. Wijaya dan R. Ardaraja. Pada batu bersurat didesa Butak diceriterakan, bahwa pada suatu hari Raja Kertanegara diserang ole Jayakatwang dari negeri Gelang-gelang (Daha), yang Selengkapnya

Panembahan Ronggo Sukawati

Diceriterakanlah, bahwa Sukawati adalah raja Pamekasan yang menjalankan Pemerintahan penuh dengan kebijaksanaan. Selain dari pada itu, pribadinya memang memiliki sifat kesatria yang dapat dibanggakan, misalnya keberanian karena benar, kejujuran, keadilan dan kesopanan.

Selain dari itu ia tidak suka memperluas daerahnya … Selengkapnya

Riwayat Jokotole

Lahirnya Jokotole.
Diceriterakannya didalam sejarah Madura bahwa cucu Pangeran Bukabu mempunjai anak bernama Dewi Saini alias Puteri Kuning (disebut Puteri Kuning, karena kulitnya yang sangat kuning) kesukaannya bertapa. Dengan perkawinan bathin dengan Adipoday (suka juga bertapa), putera kedua dari Panembahan … Selengkapnya

Berakhirnya Pemerintahan Jokotole (tahun 1460).

Berakhirnya Pemerintahan Jokotole (tahun 1460).

Pada akhirnya diceriterakan bahwa Jokotole (Secoadiningrat III) memegang pimpinan pemerintahan di Sumenep sampai berumur lanjut dengan sangat memuaskan bagi semua lapisan masyarakat. Pada suatu waktu datanglah utusan dari Bali dengan … Selengkapnya

Adipoday dipulau Sepudi.

Adipoday (ayah dari Jokotole) menjumpai Puteri Kuning (Ibu Jokotole) di Sumenep untuk diajak ke Sepudi. Waktu itu di Sepudi diperintah kakek dari Jokotole ialah Panembahan Blingi (Wlingi). Setelah beliau meninggal dunia, Adipoday menggantikan ayahnya dengan bergelar Penembahan Wiroakromo, menjalankan pemerintahan Selengkapnya

Permulaan Sejarah Jawa Dan Madura

Menurut ceritera purbakala (± tahun 78) datanglah Aji Saka dari Negeri Campa yang memperkenalkan kebudayaan Hindu kepulau Jawa dan Madura. Pada saat itu mulai diadakan perhitungan tahun Saka dan memperkenalkan huruf: anacaraka, data sawala, padajayanya, magabatanga.

artinya : dua orang

Selengkapnya