Kendang, Instrumen Gamelan Jawatimuran

KENDANGKendang dan Bedug adalah jenis Instrumen Membranophone pada Instrumen gamelan Jawatimuran. Kendang di dalam gamelan Jawatimuran ialah “Drum” yang ditutup dengan kulit kedua ujungnya (head) dan dipukul dengan telapak tangan dan jari, sedangkan Bedug ialah Kendang di dalam bentuk lebih Selengkapnya

Fokker, Anthony Herman Gerard Fokker (Tony), Blitar

fokker 16 April 1890,  Anthony Herman Gerard Fokker (Tony) orang Belanda yang lahir di Blitar, Keresidenan Kediri,  Jawa Timur, Neederlandsch Indië (Indonesia). Ayah Tony, Herman Fokker Sr pemilik perkebunan kopi di Jawa Timur.

Usia empat tahun, Fokker kecil dibawa pulang oleh … Selengkapnya

Roekmini Koesoemo Astoeti, Kabupaten Bojonegoro

4 September 1938, Roekmini Koesoemo Astoeti lahir di desa Tobo, Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, anak keenam dari delapan bersaudara dari pasangan R. Soedarso dan Raden Ayu Soemina. ayahnya, Kepala Kehutanan Saradan, Madiun, meninggal dunia saat Roekmini baru berusia 7 tahun … Selengkapnya

Peristiwa (Gerakan) Bedewang, Kabupaten Banyuwangi

Dalam kenyataan Daerah Tingkat II Kabupaten Banyuwangi merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Republik Indonesia dan tidak dapat dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lainnya.

Demikian pula masyarakat Banyuwangi merupakan bagian dari bangsa Indonesia yang juga tidak dapat dipisah-pisahkan antara yang satu … Selengkapnya

Ki Buyut Jaksa Tukang Rumput Bupati Mas Alit, Kabupaten Banyuwangi

Ki Buyut Jaksa adalah gelar yang disandang Ki Martojoyo, seorang tukang rumput Bupati Mas Alit (Bupati I Banyuwangi) yang merupakan salah satu cicit dari Tawang Alun. Mas Alit diangkat jadi Bupati atas dasar usulan Patih Juru Kunci (patih dari Adipati

Selengkapnya

Parkawinan Adat Suku Jawa di Daerah Jawa Timur

Di daerah Propinsi Jawa Timur pada dasarnya terdapat empat jenis upacara perkawinan adat, di antaranya upacara perkawinan adat suku Jawa, upacara perkawian adat suku Tengger, upacara perkawinan adat suku Osing, dan upacara perkawinan adat suku Madura. Namun demikian, mengingat mayoritas … Selengkapnya

Nganjuk pada Masa Penjajahan (Perjanjian Gianti)

Sejak kedatangannya di bumi Nusantara, VOC dengan hak-hak istimewa (Octroi) yang diperolehnya dari Raja Belanda, banyak melakukan likuidasi,dan dis­integrasi terhadap hak-hak rakyat dan raja-raja di Nusantara, khususnya Jawa. Kera­jaan yang paling banyak menderita kerugian oleh hak-hak istimewa Belanda tersebut adalah … Selengkapnya

Nganjuk pada Periode Indonesia Madya

Periode zaman sejarah Indonesia Madya diawali dengan timbulnya Kerajaan/Kesultanan-kesultanan Islam pertama setelah runtuhnya Majapahit Hindu.

Dengan demikian untuk mengungkap sejarah Nganjuk pada masa Madya tentunya harus dimulai dengan melihat sejarah masa runtuhnya Kerajaan Majapahit dan berdirinya Kesultanan Demak, sampai dengan … Selengkapnya