Lurik Tuban

96Sesungguhnya Tuban pada masa lampau, antara abad ke-XII-XVI pernah i berjaya, diperintah para adipati yang berada di bawah kekuasaan kerajaan Hindu Mojopahit (Abad ke-XIII-XV). Sejarah  Tuban mencatat bahwa sejak permulaan abad ke-XII Tuban sudah merupakan kota pelabuhan yang ramai disinggahi … Selengkapnya

Tenun Ikat "Ud. Al-Arif" Desa Wedani Gresik

Gresik dikenal sebagai kota santri karena selain sebagai pusat penghasil songkok juga merupakan penghasil sarung tenun yang menjadi simbol identitas kaum santri. Kabupaten Gresik memiliki cukup banyak pondok pesantren yang kemudian menjadikan bisnis tersendiri bagi masyarakatnya, utamanya bisnis dalam bentuk … Selengkapnya

BATIK LOROG PACITAN

Sejarah Batik Lorog Pacitan

Kabupaten Pacitan merupakan salah satu daerah penghasil batik tulis yang terkenal akibat karya dari dua orang wanita bersaudara keturunan Belanda yang bernama E. Coenraad dan M. Coenraad. Dua saudara ini datang dari Surakarta dan menetap di … Selengkapnya

BATIK JETIS SIDOARJO

sekar-jagad-sidoarjoSejarah Batik Sidoarjo

Batik Jetis Sidoarjo sudah dikenal sejak tahun 1675, dari tahun tersebut (1675) sampai sekarang keahlian batik yang diwariskan turun-temurun telah mencapai tujuh generasi. Batik Jetis Sidoarjo merupakan salah satu warisan budaya lokal (kearifan lokal) masyarakat Sidoarjo,  Batik … Selengkapnya

Perdagangan Batik Lewat Web

Perdagangan batik Lewat WebSEIRING dengan semakiri majunya teknologi informasi diharapkan perdagangan batik bisa melalui website atau elektronik commerce (e-commerce), sehingga produk kerajinan batik, bordir dan asesoris Jawa Timur lebih luas jangkauan pemasararmya.
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengatakan itu saat membuka Pameran Batik, Bordir … Selengkapnya

To’-oto’

To’-oto’ Sebagai Tindakan Sosial-ekonomi, tujuan dilakukannya kegiatan arisan dalam strata sosial apapun di Indonesia ini memiliki dua tujuan mendasar, yakni mengakrabkan sesama anggotanya dan adanya motif ekonomi. Hanya saja motif mana dari kedua motif tersebut yang lebih dominan pada tiap-tiap … Selengkapnya

Kawin Ngeleboni

        Pada tradisi perkawinan masyarakat Osing di Kabupaten Banyuwangi terdapat adat yang di sebut “Kawin Ngeleboni”. Bentuk perkawinan ini terjadi karena pihak keluarga laki – laki tidak menyetujui anaknya menikah dengan gadis pilihannya sendiri.

Karena takut tidak bisa mempersunting Selengkapnya

Kawin Colongan

Kawin Colongan, merupakan salah satu tradisi perkawinan masyarakat Using/Banyuwangi

Masyarakat Using/Banyuwangi memiliki beragam tradisi perkawinan salah satunya adalah “Kawin Colongan. Perkawinan jenis ini berdasarkan rasa saling mencintai, namun orang tua sang gadis tidak menyetujui. Karena tak Selengkapnya

Kawin Angkat- Angkat, Kabupaten Banyuwangi

Jenis perkawinan yang dilaksanakan di daerah Kabupaten Banyuwangi ini,  karena kehendak orang tua dari kedua belah fihak (fihak laki-laki dan fihak perempuan), sebelum pernikahan dilangsungkan terlebih dahulu dilakukan acara lamaran oleh keluarga calon pengantin laki-laki kepada pihak keluarga calon pengantin … Selengkapnya

Arak-arakan Kamantan Madura

Di dalam suatu tatanan upacara adat kamantan atau perkawinan/ pernikahan adat Madura terdapat dua macam arak- arakan. Pertama arak-arakan, sewaktu mengiring kemantan Laki-laki menuju ke tempat kemanten Wanita. Kedua arak-arakan saat kedua mempelai sudah dipertemukan.

Arak-arakan Pertama,

Arak – arakan Selengkapnya