Minarni Soedaryanto, Kabupaten Pasuruan

10 Mei 1944, Minarni Soedaryanto atau Minarni Sudaryanto lahir di Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia.

Tahun 1959, saat berusia 15 tahun Minarni sudah menjadi pemain pelatnas.

Tahun 1960, Juara Malaysia Terbuka  tunggal putri.

Tahun 1962, ganda putri Minarni/ Retno Koestijah meraih … Selengkapnya

Mang Udel, Drs. R. Panji Poernomo Tedjokusumo, Kabupaten Pasuruan

7 Oktober 1923, Drs. R. Panji Poernomo Tedjokusumo lahir di Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia. putra seorang wedana di daerah Pasuruan, Lebih dikenal dengan nama Mang Udel,  di kalangan dekatnya dipanggil juga Mas Pung,

Tahun 1930, Mang Udel menamatkan sekolah dasar … Selengkapnya

Gebluk, Kabupaten Pasuruan

Mendidik Anak dengan ‘Gebluk’

GEBLUKPertunjukan kesenian yang biasanya diadakan di sebuah panggung kecil lapangan Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan  menjadi pusat perhatian ratusan warga sekitar. Kesenian Gebluk juga berisi pesan moral yang

bermanfaat bagi warga. Bantal yang digebluki merupakan lambang seorang … Selengkapnya

Inul Daratista, Kabupaten Pasuruan

21 Januari 1979, Ainur Rokhimah lahir di Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia. Selanjutnya dikenal dengan nama Artisnya Inul Daratista, sulung dari 6 bersaudara dilahrkan dari pasangan Ayah bernama Abdullah Aman, dan ibunya bernama Rufia.

SMA 2 – Japanan – Pasuruan – … Selengkapnya

Finna dan Taman Dayu Golf, Kabupaten Pasuruan

Pengembangan wisata Tretes Prigen di kaki Gunung Welirang dan Arjuno semakin lengkap dengan adanya sarana olah raga Golf Finna Golf & Country Club dan menyusul dibangunnya padang golf Taman Dayu kreasi Jack Nicklaus.

Kedua lapangan golf 18 hole ini, dilengkapi … Selengkapnya

Ski Lot Lekok, Kabupaten Pasuruan

Wisata Pantai Ski Lot Lekok, Atraksi tradisional masyarakat nelayan pantai  Lekok  berupa Ski Lot (ski di atas celot atau lumpur).  Atraksi ini biasanya digelar  dan  disajikan setiap tahun pada Hari Lebaran Ketupat di Pantai Kecamatan Lekok.

Setiap penyelenggaraan atraksi tradisionallomba … Selengkapnya

Upacara Cuplak Pusar Masyarakat Tengger

Biasanya setelah bayi berumur lima atau 7 hari pusarnya mengering dan terlepas. Kejadian ini diperingati dengan suatu upacara. Upacara ini dilakukan dengan “kekerik”, yang bertujuan untuk melepaskan segala kotoran dari leluhurnya, dan supaya mendapatkan keselamatan. Mantera yang dibacakan diantaranya sebagai … Selengkapnya