LEPET JAGUNG, Kabupaten Kediri

lepet-jagungJajanan tradisional kini penikmatnya kesulitan mencari tempat penjualnya, Padahal banyak juga jajanan tradisional memiliki rasa yang nikmat tak terlupakan seperti lepet jagung. Hal ini bisa disebabkan kerumitan pembuatannya, bisa juga bahan dasarnya.

Lepet jagung merupkn jajanan tradisional yang bahan dasar adalah jagung dan kelapa parut saja, dan memiliki cita rasa yang khas lidah masyarakat Jawa Timur. Rasa manis dan gurih bercampur menjadi satu, saat disajikan selagi hangat pada pagi hari didampingi secangkir teh hangat atau kopi, Lepet Jagung ini begitu nikmat.

Lepet Jagung dibungkus kulit buah jagung, sehingga membuat bentuk, warna dan aroma menjadikan makanan yang khas.  Untuk mengingatkan lidah akan kelezatan jajanan tradisional Jawa Timur ini. Bisa kita coba dengan resep di bawah ini. Untuk yang masih sangat asing akan makanan ini jangan kawatir masalah rasa. Jajanan ini spesialnya lebih pedat, tahan lama dan tak mudah basi. Untuk itu jika anda ingin bisa merasakan akan lepet jagung manis ini bisa membuatnya sendiri dan berikut resep dan langkahnya dengan baik seperti.

Resep Lepet Jagung

Bahan:

  • 6 buah jagung muda, sisihkan kulitnya untuk pembungkus
  • 1/3 butir (+/- 150 gr) kelapa agak muda kupas, parut
  • 100 gr gula pasir
  • 1/4 sdt vanili bubuk
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  1. Parut jagung hingga habis dari bonggolnya. Campur dengan kelapa, gula, garam, dan vanili, aduk rata
  2. Ambil selembar kulit jagung, isi dengan 1 – 2 sdm adonan, gulung menyerupai jagung kecil sampai adonan habis semua.
  3. Kukus sampai matang selama +/- 30 menit. Angkat dan dinginkan.

 Setelah dikukus matang, kulit jagung pembungkus akan menjadi berwarna kuning dan berkeriput. Supaya lepet jagungnya tetap tampil indah dan menawan, kulit jagung pembungkus bisa diganti dengan kulit jagung bagian dalam yang dicelupkan sebentar ke dalam air mendidih.

———————————————————————————–
134N70 nulis DW
Nara sumber: Mak Katipah (Brenggolo, Plosoklaten,Kediri)

AYAM lodho, Kabupaten Tulungagung

Lodho Tulungagung.AYAM lodho adalah salah satu masakan tradisional yang berasal dari Tulungagung, tapi ada juga yang menyebutnya sebagai makanan khas Trenggalek. Bahkan, ada juga yang bilang, masakan ini mirip dengan opor ayam, tapi bedanya pada citarasanya yang pedas,
Di Tulungagung ayam lodho bisa dinikmati di Resto Sumber Rejeki, milik Bu Hj Khasnan, tepatnya di J1 Jayeng Kusuma atau berada persis di depan gang Tapan I, Tulungagung. Model penyajiannya di resto ini memakai sistem paket prasmanan, Satu paket bisa dinikmati 5-6 orang, harganya pun bisa terjangkau kantong yaitu Rp 100 ribu. Satu paket prasmanan ini berisi satu centhing nasi gurih, satu ekor ayam bumbu lodho ditambah lalapan dan sambal. “Kalau hari libur, kami bisa menghabiskan sekitar 125 ekor ayam kampung/’ kata Mbak Dwi, pramusaji Warung Sumber Rejeki.
Ayam lodho biasa menggunakan ayam kampung. Menurutnya, ini dimaksudkan agar rasanya lebih gurih dan enak. Keunikan olahan ayam lodho ini terletak pada kuah santan yang kental sehingga rasanya gurih, enak dengan aksen pedas cabe plus aroma ayam ba- kar yang wangi. Hampir setiap hari, waning yang telah buka sejak beberapa tahun lalu itu selalu ramai disinggahi pembeli, khususnya penikmat kuliner pedas, mulai pagi hingga malam. Tidak hanya warga setempat dan ma- syarakat luar daerah yang kebetulan sedang berkunjung ke Tulungagung.
Proses pengolahan ayam lodho pun mem- butuhkan waktu yang cukup lama. Tahap awal, ayam kampung dicuei bersih, setelah itu dibakar di atas arang tanpa bumbu hingga matang. Setelah dibakar ayam direbus hingga empuk dalam campuran santan, cabe rawit, dan rempah-rempah. Soal rasa, ciri khas ayam lodho adalah pedas. Walau harga cabe mahal, pemilik resto tidak berani mengurang- iirya, karena ini adalah ciri kliasnya.
Lodho Tulungagung.1Dalam penyajiannya, ayam lodho ini dihidangkan dengan sepiring nasi gurih dan urapan. Aro¬ma ayam lodho yang harum berpadu dengan kuah santan yang gurih, plus daging ayam yang empuk, memang pas dinikmati dengan nasi gurih.
Nasi gurih adalah nasi yang terbuat dari olahan beras dan santan. Rasanya gurih dan nikmat bila disajikan hangat-hangat. Urap- urap adalah olahan sayuran yang direbus terlebih dahulu dan disajikan bersama parutan kelapa bercitarasa pedas. Kehadiran urap-urap ini sangat penting untuk menyeimbangkan asupan daging ayam yang masuk ke dalam tubuh. Rasanya, lidah tidak berhenti bergoyang ketika rasa gurih dari nasi, pedas dari ayam, dan segar dari urap-urap berpadu di mulut.
Bila dilihat sekilas, bentuk visual ayam lodho itu mirip dengan opor ayam. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan dari segi bumbu yang digunakan. Ayam lodho menggunakan bumbu khas berupa merica dan pala, sedangkan opor ayam tidak menggunakan dua bumbu itu. Cara pengolahan daging ayamnya pun berbeda. Ayam untuk lodho hams dipanggang terlebih dahulu, sedangkan proses ini tidak perlu dilakukan untuk ayam opor.
Warna kuning pada masakan ayam lodho diperoleh dari kunyit dan cabe merah. Sedangkan citarasa itu diperoleh dari cabe, merica, dan pala yang menciptakan sensasi pedas yang khas. Selain dari bumbu, citarasa yang khas juga diperoleh dari daging ayam yang dipanggang terlebih dahulu sebelum direbus bersama kuah. Perpaduan antara kuah, racikan bumbu yang pas, dan ayam panggang yang gurih menciptakan citarasa yang lezat dan sukar dilupakan.
Hem, selamat menikmati dan siap-siap berkeringat. ■Sumaryati/Truly Purnama Sari

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Majalah SAREKDA Jawa Timur/edisi 021/2014 halaman 41

Soto Branggahan

Soto Branggahan0001Kabupaten Kediri dikenal dengan Gudangnya kuliner, salah satunya Soto Branggahan begitulah banyak orang menyebuf namanya . Apabila bepergian ke Tulung Agung dari Kediri atau yang dari Tulung Agung akan ke Surabaya atau ke Kediri dan melewati Ngadiluwih pasti akan dijumpai banyak sekali deretan lapak- lapak kaki lima yang berjualan soto khas dari Kediri.

Soto Branggahan0002Masyarakat menyebutnya dengan Soto Branggahan, karena nama daerah tempat mereka berjualan adalah Desa Branggahan, Kec. Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, ± 8 km arah selatan dari Alun-alun Kediri menuju Tulung Agung. Dari cerita yang selama ini beredar, “Sentra Soto” tersebut sudah ada sejak tahun 1950. Dan para pedagang itu umumnya adalah warga sekitar dan telah berjualan soto secara turun-temurun.

Soto Branggahan0003Yang menjadi ciri khas dari Soto Branggahan adalah sotonya ayam kampung dengan kuahnya dari rempah-rempah yang bercampur dengan santan sehingga rasanya menjadi gurih. Hal ini juga yang membedakan dengan soto-soto pada lainnya yang cenderung berkuah bening.

Hal unik lainnya dalam penyajian Soto Branggahan adalah bila pedagang soto pada umumnya meletakkan sambal pada tempat yang terpisah dan sambalnya sudah dihaluskan, namun Soto Branggahan ini meletakkan sambalnya dibawah nasi, jadi ketika menyantap soto ini harus diaduk- aduk agar pedasnya merata.

Soto Branggahan0004Selain itu tempat penyajiannya pun tak kalah menarik, yakni disajikan pada mangkuk yang ukurannya tidak sebesar wadah penyajian soto pada umumnya, tetapi menggunakan mangkuk kecil yang menyerupai mangkuk china atau cawan. Jadi bagi yang terbiasa makan besar pasti tidak akan cukup jika cuma makan satu mangkuk saja, sehingga setidaknya butuh dua mangkuk untuk membuat kenyang.

 

 

Soto Branggahan0005

 

 

Ida Kristianingrum ( 29 tahun ) Ibu 2 orang anak sebagai pemilik warung soto khas kediri yang terletak di desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih. Buka setiap hari mulai pukul 8.30 WIB – 23.00 WIB. Setiap hari bisa menghabiskan beras 4 – 6 Kg dan menghabiskan ayam 4-6 ekor. (Prastyanto B – Kominfo)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:Majalah GEMA KELUD, Edisi 3 / Juli-september 2013 halaman 36-37

Kue Pia Kering, Kediri

Kue Pia Kering Desa Tawang Kec. Wates

Kue yang satu ini anda pasti sudah kenal, karena rasa yang renyah, gurih dan manis dengan aroma rasa yang sangat nikmat sekali, apalagi kalau dinikmati dengan keluarga atau dengan teman serta handai tolan bersama-sama dan ditemani dengan minuman teh, sirup, soft drink atau kopi pada waktu pagi, siang atau sore hari.

 

Pia Wates.docx0001Kue Pia Kering ” MATAHARI ” Produksi Pak I^B Didik Desa Tawang Kecamatan Wates Kabupaten Kediri ini merupakan Industri Rumah Tangga (UKM) dibuat dari bahan Tepung Terigu, Minyak, Kacang Hijau, Gula dan Garam sedangkan bahan-bahan tersebut dibeli dari Toko di Kota Kediri. Pak Didik (45 tahun) memproduksi Kue Pia Kering ini dirumah dibantu oleh Istri, Anak dan tenaga kerja dari tetangga sekitarnya sejumlah 6 orang dengan gaji/upah borongan, Usaha ini dirintis sejak tahun 2005, usaha ini mewarisi dan melanjutkan usaha orang tua.

Pia Wates.docx0005Proses pembuatan kue Pia Kering ini memang agak rumit dan memerlukan keahlian serta ketelatenan. Pertama-tama membuat adonan ditangani oieh Pak Didik sendiri sedangkan untuk yang lainnya ditangani oleh Pekerja seperti Pembuatan Kacang Hijau sebagai isi kue Pia Kering, Pengopenan dan Pengemasan , sedangkan untuk pemasaran menuju ke tempat penjualan baik di Pasar, Toko, Warung dan Depot serta mengantar pesanan oleh tenaga kurir “Saya kalau ditanya berapa jumlah produksi setiap bulannya, bahan yang diperlukan apa lagi pendapatan atau laba dari produksi kue Pia Kering ini, rasanya sulit untuk menjelaskan bahkan tidak bisa memerincinya karena itu semua tergantung pesanan yang diterima “ujarnya.

Pia Wates.docx0002Pemasaran kue Pia Kering buatan Pak Didik pemasarannya ke Toko dan Pasar Lokal di Kabupaten Kediri dan Kota-Kota Sekitarnya, Kalimantan dan bahkan Singapura, karena kue Pia Kering ini tahan sampai dengan 30 hari walaupun tanpa menggunakan bahan pengawet, kue ini juga sudah mempunyai PIRT:215350601394. Sedangkan pengemasan untuk penjualan dengan cara kiloan atau kemasan mica isi 34 biji yang Pia Wates.docx0003ukuran kecil dijual dengan harga Rp. 6.000,- Tunggu apa lagi ? segera buktikan rasa dari Pia Kering Matahari produksi Bapak Didik dari Desa Tawang Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. (wk-kominfo)

Pia Wates.docx0004

 

 

 

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: majalah GEMA KELUD, Edisi 2 / April-Juni 2013 halaman 36

Kerupuk Nadya Kaya Rasa, Kediri

Krupuk kediri.docxTidak bisa dipungkiri bahwa sebagian masyarakat Indonesia menyukai makanan berupa kerupuk, disamping rasanya renyah dan enak, harganya juga murah serta terjangkau, untuk itu jangan anggap enteng profesi perajin kerupuk. Kisah sukses Bapak TARYONO dari Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri ini membuktikan bahwa keuntungan dari bisnis kerupuk tak seenteng produk kerupuk. Berkat usahanya yang tak kenal lelah, pengusaha kerupuk ini mampu meraih omzet yang sangat besar setiiap bulan.

Pria yang satu ini punya keyakinann bahwa dengan usaha yang disokong doa, niscaya usaha apa pun akan menuai hasil memuaskan. Keyakinan ini mengantarkan TARYONO menjadi seorang perajin kerupuk cukup terkenal.

Memakai merek produksi ” Nadya Kaya Rasa” Taryono membuat aneka rasa kerupuk, seperti rasa udang, hasil produksi krupuk mentah ini diambil oleh pengusaha dari Kediri, Gurah, Pare, Tulungagung, Malang, Pasuruan, Brebes dan Jakarta.

Saat ini, Taryono mempekerjakan sekitar 50 karyawan, dengan sistim penggajian mingguan, ia mampu memproduksi hingga 7 sampai dengan 8 kwintal per hari. Layaknya pepatah padi yang semakin tua dan berisi justru semakin menunduk, begitu pula karakter Taryono. Meski sudah sukses, ia enggan disebut pengusaha sukses. “Saya belum layak disebut pengusaha sukses/’ ungkapnya merendah.

Komposisi kerupuk dibuat dari Tepung Tapioka, Garam, Bawang Putih, Udang, Bumbu Penyedap Rasa. Krupuk Nadya Kaya Rasa ini sudah mempunyai P-IRT Nomor 206350601643. Dengan harga jual Per-Kg Rp. 8.700,- minimum pembeli harus membeli 25 Kg. **

Contact Person: Bapak Taryono Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Nomor Telephone 0354-478772. HP 0816518202

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:Majalah GEMA KELUD, Edisi 2 / April-Juni 2013 halaman 37

Telur Asin, Kabupaten Kediri

Telur Asin Sejahterakan Keluarga

Telur Asin merupakan salah satu makanan yang mengandung protein hewani yang cukup tinggi, dapat diandalkan untuk pemenuhan gizi masyarakat yang harganya relatif murah. Maraknya industri telur asin dipedesaan wilayah Kabupaten Kediri mendorong berkembangnya peternakan itik, yang berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat.

 

Telur Asin0003Itik dikenal juga dengan istilah bahasa jawanya Bebek yang banyak dipelihara oleh para petani-petani di pedesaan, tinggal apa orientasinya dalam pelihara itik , untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging atau juga pembibitan ternak itik.

Pada awalnya Asih Wirianti yang lulusan SPMA Kediri bersama suaminya Koyari Kasianto hanya bertani di desanya Tegalan Kec. Kandat Kabupaten Kediri. Berbekal ilmu yang didapat waktu menempuh sekolah di SPMA Asih Wirianti yang di desanya dikenal dengan sebutan Bu Win mencoba untuk usaha telur asin yang pernah dipraktekkan pada waktu masih sekolah.

Telur Asin0001Usaha membuat telur asin diawali pada tahun 2003 yang setiap harinya membuat 150 butir dan dibawa ke Pasar Gudang Garam untuk dijual. Bu Win bertutur sebetulnya usaha ini coba-coba karena kebutuhan rumah tangga semakin hari semakin bertambah apalagi anak-anak sudah mulai sekolah maka dibutuhkan biaya banyak, dengan semangat dan kesabaran akhirnya bisa berkembang karena kami berfikir cari pekerjaan sulit berbekal ilmu yang didapat kita harus bisa menciptakan lapangan kerja produktif, mandiri dan berkelanjutan serta berwawasan lingkungan sekaligus berperan dalam pemberdayaan ekonomi rakyat.

Telur Asin0002Pengembangan telur asin ini juga mernbantu program Pemerintah dalam usaha perbaikan gizi keluarga dan gemar makan telur bagi putra-putri Indonesia. Di Desa Tegalan ini ada ± 85 orang peternak itik dan pada tahun 2007 berdirilah kelompok ternak itik ” Tunas Harapan ” sehingga bahan baku telur itik sangat mudah didapatkan.

Di Desa Tegalan 80 % telur itik di full ditempatnya dalam satu minggu mencapai 90.000 butir telur yang dipasarkan ke Jakarta dan Kalimantan yang pengirimannya pada hari rabu dan hari sabtu. Produk telur asin Bu Win berlabel ” Berokah Abadi ” dan berharap usahanya bisa lebih maju dan berkembang untuk biaya sekolah anak-anaknya. (hn- Kominfo)

 

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: majalah GEMA KELUD, Edisi 2 / April-Juni 2013 halaman 35

Lontong Rumo Gresik

Gresik memang asyik. Banyak wisata di sana, mulai wisata budaya, agama hingga kulinernya yang’aneh-aneh’. Tapi berbicara kuliner Gresik, orang pasti tertuju pada nasi krawu. Padahal nasi krawu merupakan buah karya perantauan dari tanah Madura. Justru yang khas Gresik adalah lontong rumo atau sega rumo, walau keberadaannya bisa dihitung dengan jari.

Lontong Rumo Gresik.docx0001SEGA rumo sesuai nama asal- nya merupakan makanan khas dari Desa Roomo atau Rumo. Sebuah desa di kawasan Ke- camatan Manyar, sekitar 5 km dari pusat kota Gresik ke arah Mariyar. Dulu desa tersebut banyaktambak bandeng dan tambakgaram, tapi sekarang Desa Rumo menjadi kawasan pabrik.

Konon, ada perempuan yang kesu- sahan memenuhi kebutuhan hidupnya. Lalu atas saran seorang sakti, dia disuruh berjualan. Dia mengambil bahan-bahan yang ada di dapurnya, lalu mengolah dan menjualnya dengan berkeliling kampung sambil berteriak, “Lontong RomoJ!” Sejak itulah makanan ini terkenal.

Lontong Rumo Gresik.docx0004“Makanan ini sudah tidak asing lagi di lidah saya, zaman masih kecil, ini merupak­an menu favorit untulcsarapan. Dulu selalu ada di pagi hari mulai pukul 05.30 sampai sekitar pukul 10.00. Harganya pun murah meriah, zaman tahun 1990-an, hanya Rp 250,- dan itu bikin kenyang/’ungkap lelaki paruh baya yang mengaku bernama Cumi.

Makanan sega rumo ini bisa dibilang mirip buburtapi bukan bubur, karena bisa disajikan dengan lontong atau nasi. Ben- tukfisik makanan ini berupa nasi/ lontong yang ditaruh di atas pincuk daun pisang, lalu di atasnya ditaruh sayur kucuk (sejenis kangkung yang tumbuh di sawah) dan disiram dengan bubur berwarna coklat kemerahan. Saat ini sangat sulit untuk me- nemukan sayur kucuk, sehingga banyak penjual lontong rumo menggantinya dengan daun sirigkong.

Lontong Rumo Gresik.docx0003Kekhasan makanan ini adalah bubur penyiram lontong/nasi. Bubur ini dibuat dari tepung beras, santan kelapa, tumbukan udang, cabai merah, bawang dan rempah-rempah lainnya. Warna merah bisa jadi karena daging udang dan cabai merah yang menjadi bumbu utama. Sebagai pelengkap di atasnya ditaburi kelapa sangrai dan keru- puk rambak yang sudah diremas.

Menemukan makanan ini gampang-gampang susah karena sistem penjualan- nya yang nomaden dan dijual hanya pada pagi dan sore hari. Kebanyakan penjual lontong rumo ini biasanya berkeliling ke kampung-kampung, dan sedikit sekali yang menetap di satu tempat. Ada juga yang menjajakannya di pinggir jalan, lesehan di selasar toko atau di ujung gang.

Lontong Rumo Gresik.docx0002Meskipun begitu, saat ini cukup sulit mencari sega rumo di tempat asalnya. Pasalnya, penjualnya pun kini bisa dihitung dengan jari.Tapi jangan khawatir, tak hanya di Desa Romo, sego rumo juga banyakdijajakan di belakang PasarGresik. Tepatnya di Desa Sukodono, Pasar Gresik Kota. Bagi anda yang kebetulan mampir ke Gresik, sego rumo bisa jadi salah satu alternatif menu yang patut dicoba. Selain harganya yang murah sekitar Rp 5.000 sampai Rp. 6.000 perpincuk-anda juga tidakakan menemukan menu semacam ini di tempat lain, kecuali Gresik. (ati)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: majalah PUSPA Edisi 35, Desember 2013, halaman42

Sate Klopo Ondomohen

sate klopoSate klopo adalah salah satu makanan yang banyak dijual di kota Surabaya, meskipun sate klopo bukan makanan asli Surabaya, namun sate klopo cukup dikenal di Surabaya.  Ada kedai yang dikelola oleh orang Madura, dan telah melewati beberapa generasi, sehingga masyarakat  Surabaya mengenalnya dengan “Sate Klopo Ondomohen”, karena letaknya di Jalan Ondomohen (Jalan Walikota Mustajab sekarang).

Sate klopo ini begitu sangat dikenal oleh masyarakat Surabaya. Dari dulu hingga sekarang lokasi dan suasana tempatnya, pengolahan dan pengelolaannya tetap dipertahankan, Cara membakar satenya juga hanya di atas sebuah pembakaran kecil yang sudah usang termakan waktu. Namun demikian, dari dulu hingga sekarang kelezatan rasanya masih sama, kelezatannya benar-benar terjaga. Porsinya pun cukup memuaskan, dengan potongan daging yang besar-besar sehingga membuat hati kita yang menyantapnya pun gembira.

Namun dalam penyajian  Sate klopo  ini tidak ada lontong yang merupakan pasangan dari sate, yang ada malah nasi putih yang sangat pulen sekali dan sangat enak. Nasi putihnya disajikan hangat mengepul ditemani sejumput “serundeng”, parutan kelapa yang telah dibumbui dan disangrai. Rasanya gurih “serundeng” semakin menambah nikmat sewaktu menyantap sate klopo.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Sujarwo, Pustakawan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur,  Laporan dinas luar dlm rangka hunting  pengayaan informasi Pusaka Jawatimuran –  di Kedai Sate Klopo Ondomohen, Jl. Walikota Mustajab Surabaya ; gmbr. banto. Nopember 2013