Adat Perkawinan Masyarakat Samin di Ds. Tapelan Kec. Ngraho Kab. Bojonegoro

generasi-keempat-kaum-saminDidalam melaksanakan perkawinan, anak-anak Samin harus mengikuti adat istiadat yang ditetapkan oleh tradisi mereka. Masyarakat Samin menganggap sah menurut adatnya apabila seorang pemuda telah menyukai seorang gadis maka pemuda tersebut beserta orang tuanya maupun para perangkat desa “jawab” artinya melamar … Selengkapnya

Perubahan Sosial-Budaya Masyarakat Samin

Perubahan Sosial-Budaya dan Potensi Pembangunan

Masyarakat-Samin.Tahap-tahap kemajuan harus dilalui dengan merangkak lambat. Mereka menolak mesin seperti traktor, huller, dan lain-lain, karena alat-alat tersebut mempersempit penggunaan tenaga manusia setempat. Seperti diketahui, di daerah Kesaminan seperti Kutuk, Tapelan, Tlagawangu, Nginggil, masih banyak … Selengkapnya

Identitas Simbolik Masyarakat Samin

samin - CopyIdentitas Kesaminan, bahkan pribadi Kiai Samin itu sendiri, tercermin pada kitab Serai Jamus Kalimasada yang ditulis oleh Ki Samin Surowijoyo, Samin Sepuh, yang kemudian disebarluaskan.

Beberapa sempalan ajaran-ajaran dalam kitab tersebut, yang ditulis dalam bahasa Jawa baru, berbentuk puisi tradisional … Selengkapnya

Bahasa Masyarakat Samin

Masyarakat-SaminBahasa perantara atau bahasa khusus Samin ialah bahasa Jawa yang sangat bersahaja (Jawa Dwipa atau Djawa Lugu). Dengan tidak menghiraukan pangkat, bangsa, tingkatan terhadap siapapun mereka selalu mempergunakan perkataan “sedulur” (saudara). Mereka tidak mengindahkan apakah mereka berbicara dengan seorang pejabat … Selengkapnya

Religi dan Kegiatan Ritual, masyarakat Samin

mbah-hardjo-kardi-generasi-keempat-kaum-saminAda orang yang beranggapan Saminisme itu sebuah agam. Katanya Saminisme itu tidak kawin di masjid menurut Islam dan tidak pula di gereja menurut Kristen. Tidak melakukan sunat (khitan), dan tidak pernah pula menyebut nama Tuhan.

Dengan demikian, mereka berkesimpulan bahwa … Selengkapnya

Kekerabatan/Pertalian Kekeluargaan, masyarakat Samin

Sistem Kekerabatan dan Pertalian Kekeluargaan

rumah-mbah-hardjo-kardi-sesepuhsaminDalam masyarakat Samin yang mengikat aktivitas bersama adalah keluarga batih atau keluarga inti (nuclear family), rumah tanggayang mereka menyebutnya somah (household, dan saudara- saudara orang tua dari pihak ayah maupun dari pihak ibu, orang tua … Selengkapnya

Adat Perkawinan Masyarakat Samin

mbah-hardjo-kardi-sesepuh-tokoh-dan-generasi-keempat-kaum-saminDalam perkawinan masyarakat Samin salah satu andaran Kyai Samin terungkap dalam Pangkury yang berbunyi demikian:

Saha malih dadya garan,
anggegulang gelunganing pambudi,
palakrami nguwoh mangun,
mamangun treping widya,
kasampar kasandhung dugi prayogantuk ambudya atmaja tama, mugi-mugi dadi kanthi. (Serta lagi … Selengkapnya

Adat-Istiadat dan Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Samin

Adat-istiadat masyarakat Samin ditandai oleh sikap dan perilaku atau perbuatan yang tidak (selalu) mengikuti adapt-istiadat dan aturan-aturan yang berlaku di desa atau masyarakat di mana mereka tinggal.

Hal itu diawali oleh sikap orang Samin yang mulai berani melawan kebijakan pemerintah … Selengkapnya

Persebaran Masyarakat Samin

Pada tahun 1917 Asisten Residen Tuban J.E. Jasper melaporkan bahwa persebaran masyarakat Samin itu dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi. Jasper dalam laporannya memberikan catatan kasar bahwa, keluarga Samin yang berada dan tinggal di luar wilayah Kabupaten Blora ada 283 keluarga, yakni … Selengkapnya