Monumen Kapal Selam (Monkasel)

Pada masanya KRI Pasopati 410,  berperan sangat besar dalam mempertahankan kedaulatan negeri ini. Kini dipajang sebagai monumen sekaligus menjadi destinasi wisata dan pembelajaran bagi masyarakat, sekaligus sebagai  ikon dan wisata kota. Monumen  Kapal Selam (Monkasel), berdiri gagah di bibir Kalimas  Surabaya. KRI Pasopati 410.

KRI Pasopati pensiun dari tugasnya sejak 25 Januari 1990. Kapal selam jenis SS tipe Whiskey Class, dibuat di Vladi Wostok, Rusia tahun 1952. Berpartisipasi di TNI AL sejak 29 Januari 1962. Perannya menghancurkan garis lintas musuh dan pengintaian. Satu perannya yang tak terlupakan, terlibat langsung di garis depan pada Operasi Trikora, saat merebut Irian Barat.TNI Angkatan Laut RI menggunakan KRI Pasopati untuk memberikan tekanan- tekanan psikologis terhadap lawan. Pembangunan konstruksi monumendimulai pada Juli 1995, ditandai dengan peletakan batu pertama untuk pondasi oleh Gubernur Jawa Timur, ketika itu masih dijabat oleh Basofi Soedirman.

Saat yang sama, KRI Pasopati 410 telah dipotong menjadi 16 bagian di PT. PAL Indonesia. Masing-masing bagian diusung ke lokasinya yang sekarang. Kemudian bagian per bagian     disambung kembali dan diletakkan di atas pondasi monumen. Monkasel resmi dibuka pada 15 Juli 1998, sekaligus menandai beroperasinya sebagai objek wisata di Surabaya.

Kini Monkasel sangat populer, selain untuk media belajar, keberadaan Monkasel sekarang merupakan mengejawantah dari konsep utamanya, yaitu; mewujudkan kawasan wisata di Jawa Timur. Sebagai bentuk warisan nilai sejarah cermin Indonesia sebagai Negara Maritim.

Fasilitas lain di Monkasel; Video Rama, Musik Life, Kolam Renang untuk anak-anak dan Rekreasi Air di sungai Kalimas. Stan suvenir dan area parkir. Di dalam kawasan juga terdapat arena terbuka untuk berbagai acara. Video Rama menyajikan film sinematik

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  Surabaya City Gude, Juli 2012

Monumen Kapal Selam (MONKASEL)

2008-
Bagi orang awam, kesempatan untuk masuk dan melihat kapal selam dan isinya adalah hal yang sulit, bahkan mustahil. Namun keinginan itu dapat terwujud jika anda datang berkunjung ke Monkasel yang terletak di bantaran Kalimas-Surabaya.

Posisinya yang berada di tengah kota Surabaya membuat Monkasel ini begitu mudah dijangkau. Monkasel ini merupakan bangkai dari kapal selam KRI Pasopati 410 jenis SS type Whiskey Class buatan Vladi Wostok-Rusia tahun 1952. Kapal selam yang mempunyai panjang 76,6 m dan lebar 6,3 m, adalah salah satu kapal selam TNI-AL dari Satuan Kapal Selam Armada RI Kawasan Timur (Satselarmatim). Mulai bertugas di Satselarmatim tahun 1962 dengan tugas menghancurkan garis lintas musuh (anti shipping), mengadakan pengintaian dan melakukan sitent raids.

Menempati lahan seluas ±1/2 hektar, objek wisata ini dilengkapi sarana hiburan videorama yang dilengkapi sound system dolby stereo, Live music dan wisata air Kalimas, selain juga cafe yang cukup romantis dan taman Swarga Puspitaloka yang asri dengan aneka macam tumbuhan, dipadu dengan jogging track, koridor, tempat duduk dan lampu-lampu hias.

Isi kapal selam ini cukup rumit, penuh dengan kabel, tombol dan putaran. Di bagian depan, selain terletak peralatan dan penyimpanan torpedo, juga sebagai ruang tidur tamtama/bintara. Tempat tidur itu sangat sempit dengan sistem susun bergantung.

Di bagian tengah badan kapal terdapat ruang kendali dan tempat tidur komandan/perwira. Di tempat inilah laju kapal dikomando. Sedangkan mesin penggerak kapal terletak di bagian belakang.

.

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Keliling Surabaya, Humas KMS, hlm. 16, Deposit : D13-CB (C) 2008-02.