Prof. Ir. R. Goenarso, Kabupaten Ponorogo

gunarso22 Oktober 1908, Prof. Ir. R. Goenarso lahir di Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia.

Tahun 1935, Goenarso lulus sebagai insinyur sipil dari Technische Hoogeschool te Bandoeng (TH Bandung – yang kemudian menjadi Institut Teknologi Bandung – ITB).

Tahun 1942, masa pendudukan Jepang echnische Hoogeschool te Bandoeng (TH Bandung) ditutup.

1 April 1944, masa pendudukan Jepang, bersama seniornya Roosseno, Goenarso dan beberapa alumni TH Bandung lainnya diangkat menjadi staf pengajar di Bandung Kogyo Daigaku (BKD – Sekolah Tinggi Teknik yang didirikan pemerintah pendudukan Jepang di lokasi TH Bandung). Walaupun sebagai insinyur sipil, Goenarso mengajar mata pelajaran Ilmu Pasti dan Fisika.

Agustus 1945, Bandung Kogyo Daigaku diambil alih dan dibuka kembali dengan nama Sekolah Tinggi Teknik Bandung (STT Bandung), Goenarso pun turut mengajar di sana.

November 1945, STT Bandung dipindahkannya ke Yogyakarta dengan sebutan STT Bandung di Yogya, Goenarso pun turut hijrah ke Yogya.

2 Oktober 1946, Goenarso adalah Menteri Muda Pengajaran pada Kabinet Sjahrir III periode 2 Oktober 1946 – 27 Juni 1947,

Tahun 1958-1960, menjabat sebagai Ketua Departemen Matematika di ITB.

2 Maret 1959 – 1 November 1959, Goenarso termasuk dalam panitia persiapan pendirian “Institut Teknologi” di Kota Bandung dan diangkat sebagai anggota Presidium ITB untuk menjalankan tugas-tugas administrasi penyelenggaraan ITB sejak ITB diresmikan. Prof. Ir. R. O. Kosasih diangkat sebagai Rektor ITB yang definitif.

Tahun 1959-1967, Goenarso menjabat Ketua Departemen Geofisika dan Meteorologi. Goenarso memang lebih banyak berkecimpung di bidang Matematika walaupun sebagai pengajar luar biasa Departemen Teknik Sipil ITB.

Presidium tersebut dipimpin Prof. Ir. R. Soemono yang beranggotakan Prof. Ir. Goenarso; Prof. dr. R. M. Djoehana Wiradikarta; Prof. Ir. Soetedjo; Panitera: Prof. Dr. Ir. R. M. Soemantri Brodjonegoro.

Prof. Ir. R. Goenarso adalah guru besar Teknik Sipil dan Matematika Institut Teknologi Bandung, dan tokoh yang turut membuka Sekolah Tinggi Teknik (STT) di Bandung, turut memindahkan STT Bandung ke Yogyakarta, dan turut mempersiapkan pengalihan Kampus Ganesha menjadi Institut Teknologi Bandung. Beliau Menteri yang pertama kali menggalakkan pemberantasan buta huruf di Indonesia.

Goenarso selain di ITB beliau juga pernah mengajar di beberapa perguruan tinggi lain termasuk Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD).

6 Maret 1992, pada umur 83 tahun Prof. Ir. R. Goenarso – meninggal. =S1Wh0T0=