Sensasi Muda Arena Ketabang


Surabaya tak henti memanjakan kehausan warga kota akan tempat rekreasi alternatif. Satu lagi, pemerintah kota telah meresmikan Arena Ketabang.

Bagi penggemar skateboard dan BMX kini menemukan tempatnya. Tepat pada malam pergantian tahun baru 2010 lalu,ArenaKetabangSkateboard & BikeParkdiresmikan. Acara pembukaan arena ini diramaikan dengan Lomba BMX yang mempertandingkan 4 kelas, yakni Street Junior-Senior, Flatland Junior-Senior, ketangkasan dan Bunnyhoop.

Lomba BMX itu diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari Jawa danBali. Menurut  Armudji, animo pemain BMX sangat tinggi untuk mengikuti lomba. Tak heran, sebab fasilitas yang disediakan di Arena Ketabang berstandar internasional yang pernah dimilikiSurabaya.

“Sebelumnya ajang serupa digelar di Taman Bungkul, tapi sebenarnya luasan arena di Taman Bungkul kurang memenuhi standar internasional. Kalau di Arena Ketabang, standar internasional sudah terpenuhi. Lahannya juga layak untuk kategori pemain freestyle;’terangnya.

la pun berharap, dengan adanya lomba BMX dan fasilitas yang disediakan di Arena Ketabang, akan muncul bibit-bibit baru pemain BMX yang memadai. Sebab, di arena ini, penggemar BMX dan skateboard bias berlatih dan bermain tanpa dibatasi waktu.

 

Ikon Baru

Selain menjadi ajang BMX dan skateboard, Arena Ketabang menjadi ikon

baru yang juga cocok sebagai tempat wisata wargakota. Arena ini menarik karena lokasinya di pusatkotadan sangat strategis. Selain itu terletak bersebelahan dengan Monumen Kapal Selam (MONKASEL) juga sangat dekat dengan Plaza Surabaya dan WTC Surabaya.

Di arena ini juga terdapat patung Suro dan Boyo yang dihadapkan ke Sungai Kalimas. Pembangunan patung ini merupakan pelaksanaan program CSR PT. Telkom Jatim. Sementara lintasan skateboard dan bicycle track dibangun dengan anggaran APBD Kota Surabaya.

Tak hanya itu. Menurut Hidayat Syah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya, Taman Arena Ketabang nantinya juga akan dibangun TAMAN BACA serta sentra pedagang kaki lima (PKL).

Untuk taman baca akan digarap BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN. Sedangkan sentra PKL bisa dikerjakan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) KotaSurabaya. “Yang jelas konsep taman ini memang akan memanjang dari Monkasel sampai Jembatan Jalan Yos Sudarso;’ jelasnya.

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : SURABAYA City guide,  Suara Surabaya Media, EDISI maret 2010

 

 

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Wisata dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s