Cak Durasim


-2011-
Cak Durasim adalah seniman Ludruk kelahiran Jombang, dia adalah seniman ludruk sejati di jaman Soerabaja Tempo Doeloe. Dia yang memprakasai perkumpulan Ludruk di Surabaya. Pada tahun 1937 mempopulerkan cerita-cerita legenda Soerabaja dalam bentuk Drama.

Cak Durasim adalah seniman Ludruk sekaligus adalah Pejuang, Pada tahun 1942 ketika tentara Jepang menguasai negeri ini melalui Ludruk sebagai media siar. Dia membangkitkan semangat juang arek-arek Surobojo dan mengkritik pemerintah penjajah,  di dalam pementasan drama Ludruknya. Selain menceritakan legenda Surabaya Cak Durasim juga mementaskan cerita perjuangan-perjuangan lokal masyarakat Jawa Timur. Selain itu gendhing Jula-Juli Surabaya isinya mengkritik pemerintah penjajah.

Pada puncaknya waktu pentas di Keputran Kejambon Surabaya Cak Durasim melantunkan Kidungan yang sangat populer yang berbunyi :“Bekupon omahe doro, melok Nippon tambah soro”  – Bekupon Sangkar burung dara, Ikut NIPPON (Jepang) bertambah sengsara”.
Yang artinya : kehidupan pada jaman Jepang lebih sengsara dibanding dengan kehidupan di jaman penjajah Belanda. Kidungan ini yang menyebabkan Cak Durasim dipenjarakan dan disiksa oleh tentara Jepang. Pada tahun 1944 Cak Durasim menghembuskan nafas terakhir di dalam penjara dan dimakamkan di Makam Islam Tembok. =Wh0=

Catatan: Sujarwo, Putakawan Jawa Timur, 2011
Bahan bacaan: koleksi Deposit Badan Perpuatakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Jombang, Sejarah, Sosok, Surabaya dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Cak Durasim

  1. tatawarna berkata:

    sejarah yang sangat duka..smoga arwah para pahlawan di terima di sisi”Nya..amien….
    cak durasim yang sangat fantastis,seniman ludruk asli jawatimuran..tidak tergantikan

  2. Tjahjono Eko berkata:

    Berjuang tidak hanya memanggul senjata,….
    Lewat Parikan kidungan Beliau berjuang…..
    Semoga Arwahmu diterima disisiNya…
    Aamiien YRA…. Al Fatekah 3 X

  3. rrw berkata:

    itu yang betul bukan bekupon tapi PAGUPON

    • Terima kasih Koreksinya, kami menulis menurut logat suroboyoan, namun menurut Buku: Soerabaya tempo doeloe oleh dukut imam widodo dan buku Profil tokoh Kabupaten Jombang=PEGUPON

    • Cak Mat berkata:

      Daerah Jombang ambek Suroboyo nek ngarani omahe doro yo bekupon, uduk Pagupon.. Aku arek Suroboyo lagek krungu jenege PAGUPON…

      • Matursuwun Cak Mat, PUSAKA JAWATIMURAN yo semono ugo podo ambek PENO, tapi PUASAKA JAWATIMURAN yo nerimo lan ngregani kabeh komentar sing onok sesambungane karo Jawa Timur. “salam kenal dan sukses selalu untuk Jawa Timur”

  4. dani berkata:

    assalamualaikum saya mau tanya tentang seluk beluk tentang cak durasim, apakah ada yang tahu nara sumber yang bisa saya jadikan rujukan?, soalnya saya mau membuat sebuah buku illustrasi tentang biografi seniman cak durasim. matur nuwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s