Taman Budaya: Sejarah Singkat


Gedung yang terletak di Jalan Gentengkali 85 Surabaya yang semula merupakan komplek perkantoran dan perumahan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Surabaya. Oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef pada tanggal 20 Mei 1978 diresmikan sebagai Taman Budaya Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya diserahkan kepada Kepala Perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawatimur sebagai pengelola, diperkuat dengan Surat Keputusan  Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Jawa timur Nomor Sek/41/1171, tertanggal 13 Oktober 1973.
Luas area komplek Taman Budaya 10.400 m², terdiri dari beberapa bangunan antara lain, Gedung Cak Durasim dipergunakan sebagai tempat pementasan kesenian daerah Jawa Timur.

Pendopo Jayengrono dahulu dipergunakan sebagai tempat    segala permasalahan yang ada di Surabaya kini pendopo Jayengrono digunakan untuk tempat latihan menari, Sawunggaling Hall tempat pementasan kesenian daerah Jawa Timur, Ruang Sawungsari (Ruang Gamelan), Wisma Sawungrono (Wisma Seniman) dan Mushola Al-Jamal. Mulai Januari 2009 komplek ini berubah nama menjadi UPT Pendidikan dan Pengembangan Kesenian Taman Budaya Jawa Timur sampai dengan sekarang. = Wh0=

Bahan bacaan : Koleksi Deposit; Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Surabaya, Wisata dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s