Masjid Cheng Hoo, Surabaya (1)


-2011-
Pada abad ke 15 pada masa Dinasti Ming (1368-1643) orang-orang Tionghoa dari Yunnan datang untuk menyebarkan agama Islam di pulau Jawa,  keturunan dari orang-orang Tionghoa yang muslim tersebut di Surabya mendirikan tempat ibadahnya, Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan masjid yang memiliki sejarah yang sangat menarik, tampak dari arsitektur bangunannya yang dibuat dengan gaya khas Tiongkok.

Masjid Muhammad Cheng Hoo yang beralamat di Jalan Gading No. 2, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya (60272) (BelakangTaman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa) Tel. (031) 5342112, 5342224, dibangun atas gagasan H. M. Y. Bambang Sujanto dengan Pembina Imam Tauhid Islam (PITI). Pembangunannya dimulai tanggal 15 Oktober 2001 bertepatan dengan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Pada tanggal 13 Oktober 2002 proses pembangunan selesai dan masjid sudah dapat digunakan untuk beribadah. Masjid diresmikan oleh Menteri Agama RepublikIndonesia(Bapak Prof. Dr. Said Agil Husain Al-Munawar, MA.) pada tanggal 28 Mei 2003.

Masjid Muhammad Cheng Hoo sengaja dibangun kecil dengan memiliki banyak makna, kecilnya bangunan karena muslim Tionghoa tidak banyak dan halaman yang luas dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, Masjid Muhammad Cheng Hoo ini mampu menampung sekitar 200 jama’ah berdiri di atas tanah seluas 21 x 11 meter persegi dengan luas bangunan utama 11 x 9 meter persegi atapnya segi delapan, Ketiga ukuran atau angka itu ada maksudnya. Maknanya adalah angka 11 untuk ukuran Ka’bah saat baru dibangun, angka 9 melambangkan Wali Sanga dan angka 8 melambangkan Pat Kwa (keberuntungan/kejayaan dalam bahasa Tionghoa) juga sejarah Nabi Muhammad dengan seijin Allah bersembunyi di sebuah gua yang ditutupi sarang laba-laba segi delapan.

Pengunjung luar negeri maupun dalam negeri yang datang ke Masjid Cheng Hoo, setelah  berfotoria di sekeliling komplek masjid mereka lantas memburu berbagai pernak-pernik asesoris bergambar Masjid Cheng Hoo, Pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia memang menyediakan berbagai barang kenang-kenangan khas Cheng Hoo selain peci khas Masjid Cheng Hoo yang terkenal unik, juga menyediakan berbagai asesoris seperti piring, mug, notes, jam, kaos, stiker, hiasan mobil, peralatan sholat, jilbab, jepit, gelang, dan masih banyak lagi yang lainnya, Aneka souvenir yang dijual di toko Masjid Cheng Hoo tersebut harganya cukup terjangkau variasi harganya berkisar mulai dari seribu rupiah hingga 50 ribu rupiah untuk piring Cheng Hoo kami beri harga 30 ribu rupiah, mug seharga 20 ribu rupiah, jam 23 ribu rupiah.

Catatan: Sujarwo, Putakawan Jawa Timur, 2011
Bahan bacaan: koleksi Deposit Badan Perpuatakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Surabaya, Wisata, Wisata Relegi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s