Kaldu Kikil, Sumenep


Sumenep punya makanan khas yang bikin lidah goyang ngebor. Kaldu kikil namanya. Makanan dari kabupaten di ujung Pulau Madura itu berbahan baku utama kuah rebusan kacang hijau, kaldu daging/kikil, dan kikil. Cita rasa bumbunya khas. Gurih, sedikit pedas. Paduan bawang merah, bawang putih, merica, cengkih, kayu manis, dan sejumlah bumbu dapur lainnya. Lazimnya, penyajiannya dipadukan dengan perkedel ketela pohon dan lontong.

Tak sulit mencari penjual kaldu kikil di Sumenep. Seperti mencari gudeg di Jogjakarta. Di sepanjang jalan di daerah Parsanga misalnya, banyak warung penjual kaldu kikil. Bahkan, seorang menteri pernah jauh-jauh datang dari Jakarta ke Sumenep sekadar ingin merasakan nikmatnya makanan khas tersebut. Semakin terasa lezat bila dicampur dengan sedikit minyak samin. Konon, campuran itu diyakini berkhasiat menambah “keperkasaan” kaum pria.

Awalnya, makanan khas itu terasa sangat asing di lidah masyarakat luar Pulau Madura. Maklum, kacang hijau biasanya diolah dengan santan dan gula. Namun, setelah tahu nikmatnya kikil kaldu yang gurih dan pedas, dijamin ketagihan. Demikian keyakinan Adnan, pemilik salah satu warung kaldu kikil ternama di Sumenep. Memang, tak sedikit selebriti dari Jakarta yang telah menggoyang lidahnya di warung Adnan. Harganya pun relatif terjangkau. Adjie

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Jatim News, Tabloid Wisata Plus, EDISI 28, 6 – 20 Pebruari 2004, Tahun II, 

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Madura, Sumenep, Wisata, Wisata Kuliner dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s