Puspa Agro, Diminati China


BEROPERASINYA Pasar Induk Agrobis (PIA) Puspa Agro di Desa Jemundo, Taman, Sidoarjo, menjadi angin segar bagi pemasaran produk agrobis asal Jatim. Pasalnya, PIA yang dikonsep sebagai pusat perdagangan agrobis terlengkap serta terbesar di kawasan Indonesia Timur, khususnya Jatim mulai mendapat respons dari luar provinsi dan negara tetangga. Di antaranya, Nusa Tenggara Timur dan China.

“Alhamdulillah, mulai Januari sudah ada beberapa pedagang beras di PIA yang sudah melakukan transaksi dengan pedagang dari NIT untuk komoditi beras nonraskin. Begitu pula beberapa pedagang dari China sedang menjajaki transaksi untuk komoditi kaki ayam (ceker) dengan jumlah besar,” ungkap Erlangga Satriagung, Direktur PT Jatim Grha Utama (JGU) pengelola PIA Puspa Agro saat mendampingi Gubemur Jatim, Soekarwo meninjau persia pan peresmian los tahap 2 PIA Puspa Agro, akhir Januari lalu.

Menurutnya, segera dioperasikannya los tahap kedua PIA ini diharapkan akan semakin melengkapi komoditi agrobis Jatim yang dipasarkan. Saat ini komoditi yang sudah dipasarkan meliputi ikan segar, sayuran, beras, buah-buahan dan palawija. Sedangkan pedagang yang sudah menempati los tahap pertama sebanyak 500 pedagang.

Lebih lanjut dikatakan, dengan lahan yang tersedia seluas 50 hektare, saat ini pembangunan los dan sarana pendukung di PIA Puspa Agro sudah 40%. Untuk infrastruktur penunjang berupa cold storage direncanakan pembangunannya 3 bulan mendatang, dan sarana jalan fly over sedang menunggu detail engineering design (DED). “Kami berharap terbangunnya fly over bisa memperlancar transportasi darat dari dan menuju PIA Puspa Agro,” ujar Erlangga Satriagung.

Gubernur Jatim, Soekarwo membenarkan, “Memang untuk studi kelayakan (feasibility study) fly over di PIA Puspa Agro sudah karni kirim ke pusat. Kami berharap sekitar Mei-Juni tahun ini DED-nya sudah terjawab. Sehingga pembangunan fly over yang menggunakan dana APBN segera dapat dimulai,” tambah Pak De Karwo, panggilan akrab gubernur Jatim ini.

Diakuinya, Pemprov Jatim mendukung kelengkapan fasilitas yang diterapkan di Puspa Agro. Harapannya, fasilitas itu bisa untuk pengecekan kualitas dari sayuran dan buah-buahan yang dijual para petani dan pedagang. Apabila kualitas dari sayur dan buah bagus, selanjutnya bisa diekspor ke luar negeri dan tentunya bisa menaikkan kesejahteraan petani itu sendiri.

Selain itu, dengan bertambahnya jumlah bangunan, pasar ini bisa menampung tenaga kerja lebih banyak, sumber daya manusia utamanya masyarakat di sekitar pasar. Untuk menarik minat pengunjung berbelanja di pasar ini, ke depan akan di sediakan tempat rekreasi untuk keluarga. “Selain berbelanja, kita bisa berekreasi dengan keluarga, anak-anak bisa bermain, orangtuabisa berbelanja dengan nyaman,” ungkapnya. – ryan/tpy

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: SAREKDA Jawa Timur,  edisi: 011, 2011, hlm. 26

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Sentra, Surabaya, Wisata, Wisata Khas dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s