Kura-kura yang sombong


Cerita dari Relief-relief di komplek percandian Panataran yang telah diketahui jalan ceritanya seperti di bawah ini

Lokasi: dinding kolam berangka tahun, dinding sisi barat
Urutan adegan: dari kanan terus kekiri, letak panil hampir dibagian tengah dinding.
Cerita singkat:


Adalah dua ekor kura-kura di sebuah sungai yang hampir-hampir kering. Maklumlah sedang musimnya kemarau panjang.

Seekor burung belibis berusaha untuk menolongnya dengan menerbangkan kedua kura-kura itu ke sebuah telaga. Dengan bergantung pada masing-masing ujung cabang kayu yang digigit Oleh burung belibis kedua kura-kura itu berhasil dibawa terbang.

Sebelum diterbangkan burung belibis berpesan kepada kedua kura-kura itu untuk tidak berkata-kata sepanjang perjalanan. Namun amanat burung belibis itu dilanggar gara-gara tidak kuat menahan ejekan sekelompok serigala sewaktu melewati sebuah hutan.

Akibat menjawab ejekan mulut kedua kura-kura ini lepas dari cabang kayu yang digigitnya, Jatuh ke tanah dan menjadi santapan lezat kawanan serigala. (SOEYONO WISNOEWHARDONO)

Memperkenalkan Komplek Percandian Penataran di Blitar, KPN PURBAKALA MOJOKERTO, Mojokerto, 1995, hlm. 28

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Blitar, Legenda, Seni Budaya, Wisata Sejarah dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s