Serba Apel dari Malang dan Batu


Kini, telah tersedia hasil olahan dari buah apel Malang, mulai sari buah, cuka, jenang, brem, selai dan keripik. Jadi, makin banyak pilihan untuk dijadikan buah tangan. Pilih Saja. Mau Sari Buah, Cuka, Jenang, Brem, Selai, Atau Keripik. Semua Asli Dari Apel.

 

Siapa tak tergoda melihat apel Malang? Warnanya segar menggoda, rasanya manis dan renyah. Dari dulu hingga kini, apel tetap menjadi primadona Malang Raya (Kota dan Kabupaten Malang ditambah Kota Batu, Red). Meski populer dengan nama apel Malang, namun julukan kota apel lebih melekat pada kota Batu. Wilayah yang terletak  di ketinggian sekitar 800-1.200 meter di atas permukaan laut ini menjadi salah satu tempat yang menarik untuk berwisata. Selain dikenal kesejukan udaranya, di sana buah apel tumbuh subur. Tak heran, tugu apel yang berdiri di tengah taman kota menjadi perlambang bahwa kota ini menjadi pusat produksi apel.

Apel Batu memiliki empat varietas -manalagi, romebeauty, anna, dan wangling-. Semuanya, mempunyai ciri-ciri khusus. Apel Romebeauty berwarna hijau dengan semburat merah. Rasanya memang lebih masam dibandingkan apel jenis lainnya. Apel manalagi berwarna hijau kekuningan. Rasanya manis. Apel anna berwarna kuning dengan semburat merah, rasanya segar karena kandungan airnya lebih banyak. Sedangkan wangling kulitnya rata berwarna merah. Apel khas Batu berada di ketinggian tak kurang dari 600 meter di atas permukaan laut serta dikelilingi banyak gunung, antara lain Gunung Panderman, Gunung Banyak dan Gunung Arjuno, telah puluhan tahun menjadi andalan hasil pertanian Kota Batu. Meski harus bersaing dengan apel-apel impor dari Amerika, Australia, dan Selandia Baru yang deras membanjiri pasar. Apel Malang tetap salah satu buah tangan favorit yang diburu para pelancong yang berkunjung ke kota dingin di Jawa Timur ini. Seiring dengan berjalannya waktu, apel Malang ternyata tak cuma bisa dinikmati dalam keadaan segar.  mi manda rosa

 ‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Mossaik, november 2005, hlm. 54

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Batu, Malang, Sentra dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s