Surabaya International Jewellry Fair 2010


SIJF (Surabaya International Jewellry Fair ) 2010
MENDUKUNG PROGRAM GEMPOLIS DI JAWA TIMUR

Bertempat di Shangri-la Hotel Surabaya  mulai 26 Agustus 2010 diselenggarakan Surabaya International Jewellry Fair (SIJF) 2010 yang diikuti industri dan pengrajin perhiasan dari Jawa Timur serta propinsi lain serta dihadiri lebih dari 50.000 orang pembeli potensial dari dalam dan luar negeri dan lebih dari 100 pengusaha perhiasan.

SIJF merupakan acara tahunan bertujuan meningkatkan produksi dan pemasaran industri dan kerajinan perhiasan, khususnya di Jawa Timur sebagai sentra industri perhiasan di Indonesia. Sebagaimana diketahui selama ini pasar produk perhiasan hanya didominasi oleh beberapa negara tertentu seperti USA, Australia, Italia, Spanyol, Perancis dan Jepang.

Meski masih harus menghadapi tantangan seperti banyaknya perdagangan batu mulia yang dilakukan secara under table sehingga harganya relatif lebih murah, penambang-penambang liar/ilegal serta gencarnya promosi Thailand dan Hongkong untuk menarik investor perhiasan masuk ke negaranya.

Produk industri perhiasan Indonesia memiliki peluang ekspor yang menjanjikan karena umumnya memiliki keunggulan kompetitif desain yang unik bersumber dari nilai tradisi/budaya, namun teknologi pengerjaanl produksi masih sederhana serta akibat meningkatnya permintaan akan produk perhiasan di pasar domestik maupun ekspor, berkurangnya suplai bahan baku dari beberapa negara (terutama Brazilia sebagai produsen terbesar dengan market share ±50% gems) membuat harga produk perhiasan beberapa negara pesaing melonjak.

Produkindustri perhiasan secara garis besar di bagi menjadi 2 bagian pertama Perhiasan yang terbuat dari batuan permata (gems) dimana rata-rata share-nya 60–70% dan kedua perhiasan yang terbuat dari logam mulia seperti emas, perak, platina, dan lain-lain (jewellry) rata-rata share-nya 30-40%. Produksi “gems” terbesar di dunia ada di empat kawasan Barsilia, Afrika Bagian Tenggara (Kenya, Tanzania, Mozambik dan Madagaskar), India dan Sri Langka, Asia Bagian Tenggara (Burma, Thailand dan Kamboja) sedangkan Produsen “Jewellry” terbesar di dunia ada di 2 kawasan Asia dan Australia. (*)

 ‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Indag, No. 19, September 2010, hlm. 26.

 

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Beranda, Surabaya dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s