Pariwisata dan Seni Budaya, Kabupaten Kediri


Pesona Pariwisata dan Seni Budaya

di Kabupaten Kediri

Kabupaten Kediri dikenal sebagai daerah yang kaya akan obyek wisata dengan daya arik wisata yang sangat alami dan seni budayanya. Di sana pula pernah berdiri sebuah kerajaan yang mempunyai nilai sejarah yang selalu dikenang oleh bangsa Indonesia umumnya dan Jatim khususnya. Dan kalau ada wisatawan yang berkunjung di kabupaten tersebut, mereka tidak lupa membeli oleh-oleh khas daerah itu yakni “Tahu Kediri”.

Ada 8 daerah wisata potensial di sana masing-masing : Gereja Poh Sarang , Bendung Gerak, Candi Tegowangi, Taman Wisata Ubalan, Wisata Alam Gunung Kelud , Kawasan Wisata Besuki , Candi Surowono dan Wisata Sri Aji Joyoboyo. Sedangkan seni budaya tradisional juga cukup banyak di antaranya : Jaranan , Tayub , Kentrung, Jemblung, Tiban, Reog Kendang, Reog Dadak Merak, Wayang Kulit, Wayang Krucil , Samroh, Pencak Silat, Karawitan, Campursari dan Cungkir.

Khusus untuk Cungkir, adalah alat musik yang dibuat dari bambu berlaras seperti gamelan. Cungkir juga merupakan kesenian khas karena dalam permainan musiknya menyajikan gending seperti karawitan dan merupakan musik alternative sesudah gamelan. Para wisatawan yang ingin datang dan melihat wisata dan seni budaya Kediri tidak perlu khawatir dengan tempat tinggal dan makanan di sana. Oi Kediri tercatat banyak hotel yang representative dan hotel kelas menengah serta puluhan rumah makan yang tersebar di berbagai lokasi.

Salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah kawasan wisata Sri Aji Joyoboyo. Letaknya, berada kurang lebih 15 Km dari pusat kota dan bisa ditempuh dengan kendaraan kira-kira 15 men it. Di tempat tersebut merupakan sejarah atau tempat pamuksan Raja Sri Aji Joyoboyo yang dikenal sebagai Raja Kediri abab XII dengan ramalan “Jongko Joyoboyo”.

Para wisatawan yang datang ke sana bias melihat peninggalan sejarah berupa: Sendang Tirto Kamandanu, Palinggahan Mpu Bharada dan area Thotok Kerot. Para wisatawan hamper setiap hari selalu datang dan kebanyakan adalah peziarah. Puneak kedatangan wisatawan terjadi pad a upaeara prasesi ritual tanggal 1 sura. Kemudian di Keeamatan Pare ada wisata budaya Candi Surawono yang terletak lebih kurang 28 Km atau 50 menit perjalanan dari Kota Kediri. Bangunan eandi merupakan hasil karya peninggalan sejarah sebagai tempat penyueian Raja Wengker, salah satu raja pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dari Mojopahit.

Di dekat eandi itu juga ada sungai bawah tanah dengan air jernih

yang bercabang-cabang. Di tempat lainnya juga ada Candi Tegowangi yang terbuat dari batu andesit dan terletak di Plemahan kurang lebih 25 Km atau perjalanan 45 menit dari Kediri. Menurut Kitab Negara Kertagama dan Pararaton, eandi ini merupakan monumen Kerajaan Mojopahit era pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Relief candi di sana meneeritakan wayang purwo dengan tokoh Sudamala.

Selain itu ada wisata religi yakni wisata Puh Sarang yang terletak 6 Km dari pusat kota. Obyek wisata umat Katolik ini terdapat Gereja tua yang unik yakni perpaduan arsitektur Erapa dan Majapahit. Obyek wisata di sana ada Goa Maria Lourdes, Jalan Salib Bukit Goigota, Taman Kana, Bumi Perkemahan Bukit Tabor, Gedung Serba Guna dan Wisma Betlehem serta Wisma Hening sebagai tempat penginapan wisatawan . Wisatawan yang mengunjungi obyek ini setiap waktu untuk Misa Novena dan setiap malam Jumat legi untuk tirakatan doa bersama serta berwisata.

Bagi wisatawan yang senang dengan keindahan alam pegunungan bisa datang ke wisata alam Gunung Kelud. Obyek wisata di sana sangat indah dan bias melihat Kelud yang masih aktif dan yang baru-baru ini sempat dikabarkan akan meletus.

Dengan ketinggian kurang lebih 1.730 meter, panorama pegunungan yang alami, indah dan sejuk membuat obyek wisata ini sangat menarik khususnya untuk para wisata yang mempunyai jiwa petualang. Di tempat tersebut bisa dijumpai lintas alam, panjat tebing, bumi perkemahan, terowongan menuju kawah, mandi air panas sangat bermanfaat untuk kesehatan badan dan perkebunan Margomulyo.

Kemudian juga ada kawasan wisata Besuki Irenggolo yang letaknya kira-kira 20 Km dari arah Kediri. Ada lima obyek yang bisa dinikmati oleh para wisatawan yaitu air terjun Dolo, wana wisata hutan pinus, taman yang indah, arena bermain anak-anak dan bumi perkemahan.

Para wisatawan juga bisa melihat taman wisata Bendung Gerak yang dekat dengan pusat kota. Di sana ada bendungan yang panjangnya 150 meter dan digunakan sebagai pengendali air sungai Brantas. Bendungan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti : perahu motor dan sepeda air, kolam pancing dan kolam renang, driving range , padang golf, mainan anak-anak, taman air yang indah dan asri serta panggung gembira.(p)

 ‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Infodis, Edisi VI· 2007, hlm 24

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kediri, Wisata dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Pariwisata dan Seni Budaya, Kabupaten Kediri

  1. Ping balik: Hangatnya Kuliner Tawangmangu | makanenak.info

  2. Ping balik: KEDIRI | farahwiduri16

  3. Ping balik: My Hometown | annisaveeid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s