Bangun Pusat Rekreasi, Suramadu


-10 Mei 2004-

PAHLAWAN – RADAR Untuk mendukung proyek jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Pemprov Jatim akan membebaskan lahan seluas 200 hektar di sisi Surabaya dan 100 hektar di s!si Madura. Total lahan yang dibebaskan 300 hektar.

Pembebasan lahan itu menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim. Namun pelaksanaannya tetap dilakukan oleh tim 9 yang diketuai Walikota Surabaya dan Bupati Bangkalan. Untuk pembebasan lahan itu, Pemprov Jatim menyediakan dana Rp 73,8 miliar pada anggaran 2004 ini. Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2004. Sedangkan pelaksanaan pembebasan bertahap dan harus sudah tuntas ketika pembangunan jembatan selesai yang diperkirakan akhir tahun 2006 mendatang.

Sekretaris Daerah Provisi (Sckprov) Jatim Dr. H. Soekarwo SH, MHum. mengatakan lahan itu akan digunakan untuk pembangunan fasilitas jmmbatan Suramadu. Seperti tempat rekreasi yang mirip Ancol di Jakarta serta perkantoran dan Hotel. Namun tidak diperbolehkan ada bangunan tempat tinggal.

“Dengan adanya tempat rekreasi, jembatan Suramadu tidak hanya sekedar untuk lewat, juga menjadi obyek wisata,” kata Soekarwo. kepada Radar Sumbaya, kemarin. Untuk itu, kata Soekarwo pantai Tambak wedi yang pasirnya hitam itu akan diganti dengan pasir putih. Sehingga kelihatan lebih indah dan bisa menjadi obyek wisata yang menarik.

“Pemprof Jatim hanya menyediakan lahannya saja. Yang membangun bisa dilakukan swasta atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jatim. Seperti Wira Jatim Group.” Pemprov Jatim tidak akan menyediakan dana untuk pembangunan fasilitas rekreasi itu. Karena lebih baik diserahkan ke swasta yang memang lebih professional,” paparnya.

Soal pembangunan bagian tengah jembatan Suramadu sendiri, menurut Soekarwo sudah dipastikan mulai awal Juni 2004 mendatang. China Road Coorporation (CRBC), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China dipcrcaya untuk melaksakan pembangunan bagian Tengah jembatan Suramadu.

Dana pembangunan hagian tcngah jembatan Suramadu berasal dari pinjaman pemerintah China sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp 1.275 triliun. Sedangkan pemerintah pusat, telah memperoleh pinjaman lunak dari pemerintah China USD 400 juta. Dana itu digunakan untuk biaya pembangunan pelabuhan Belawan USD 150 juta, jembatan Suramadu USD 150 juta dan pembangunan double track Jakarta Surabaya USD 100 juta. (za)

 ‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: RADAR SURARAYA, Senin 10 Mei 2004, hal IX

 

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Bangkalan, Madura, Surabaya, Wisata dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s