Kemelut Kelud


Rakyat Blitar Gugat Pakde

Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Soekarwo Nomor 188/133/KPTS/013/2012 yang menyatakan Gunung Kelud masuk wilayah Kabupaten Kediri berbuntut panjang. Warga Blitar menggugat SK Gubernur tersebut dengan mengepung Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (19/3).

Ribuan warga Kabupaten Blitar itu marah.Massa yang me­ngatasnamakan “Blitar Bumi Bung Karno Menggugat” itu melakukan aksi demonstrasi sebab menilai Gubernur Soekarwo telah me­lukai hati rakyat Blitar. Aksi massa ini sempat membuat kewalahan petugas keamanan dari Polrestabes Surabaya sebab menjelang akhir aksi, massa sempat marah dan berusaha menerobos masuk ke kantor Gubernur Jatim. Kesal karena dihambat barikade po-lisi, massa akhirnya melakukan aksi do­rong dan melempar polisi dengan gelas air mineral serta telur busuk yang senga­ja disiapkan oleh mereka. Sebagai wu­jud penolakan mereka terhadap SK Gu­bernur tersebut, massa aksi yang datang menggunakan sekitar 135 kendaraan ini juga membawa kepala kerbau bule.

Mereka juga mengenakan pekaian serba hitam dan menggelar aksi kese­ruan asal Blitar sebagai bukti kepri

hatinan terhadap keputusan yang di­keluarkan Gubernur Jatim itu. Mereka juga membentangkan berbagai poster yang intinya meminta pada Gubernur Jatim Soekarwo agar mencabut SK dan mengembalikan Gunung Kelud masuk wilayah Kabupaten Blitar.

“Keputusan Gubernur Jatim Soekar­wo itu telah melukai masyarakat Blitar. Secara kultural, Gunung Kelud sudah milik rakyat Blitar. Berdasarkan 16 peta sejak tahun 1840, Gunung Kelud juga masuk wilayah Blitar. Keputusan yang dikeluarkan Gubernur itu tidak sah, karena hanya berdasarkan peta 1869 dan peta satelit saja,” ujar salah satu koordinator aksi, Totok Siswanto.

Selain itu, massa juga mendesak Gubernur agar meminta maaf kepada masyarakat Blitar karena telah melu­kai hati mereka. Bahkan massa juga meminta Gubernur Soekarwo mun­dur dari jabatannya bila tidak bisa mengurus masalah ini. Lebih tegas lagi, Totok mengata­kan, masyarakat Blitar siap melaku­kan langkah apa pun untuk membela Gunung Kelud agar kembali menjadi milik Blitar.

Dua Solusi

Selanjutnya beberapa perwakilan massa aksi sempat diterima Gubernur Jatim Soekarwo untuk menyampai­kan aspirasi mereka. Dalam pertemu­an tersebut Pakde Karwo—panggilan Soekarwo— menawarkan dua solusi.

Yakni, Pemkab Blitar bisa mengu-gat SK Gubernur ke PTUN, atau Gu-bernur akan memfasilitasi PemKa Blitar bertemu dengan Dirjen Peme­rintahan Umum (Ditjenpum) Depda­gri, selaku Lembaga Pemerintah yang bertugas mengatur batas wilayah serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosutarnal).

Hal itu karena dalam membuat SK tersebut, Soekarwo mengaku, telah melakukan 12 kali Rapat Koordinasi dan penelitian mulai tahun 2008 hingga 2011. Gubernur juga melibatkan seluruh pihak untuk menentukan batas wilayah Gunung Kelud, seperti Bakosurtanal, Bupati Kediri, Bupati Blitar, Tim Pe­negasan Batas Pusat, Tim Penegasan Batas Provinsi, Tim Penegasan Batas Daerah Kabupaten Kediri, Tim Pene­gasan Batas Daerah Kabupaten Blitar, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim, Bakesbangpol, Bappeda, dan Biro Hukum Setdaprov Jatim.

“Jika Blitar ingin bersabar, kami siap memfasilitasi pertemuan antara Pem-kab Blitar dengan Pemerintah Pusat. Dengan pertemuan nanti, Pemkab Bli­tar dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung serta mendapat pen­jelasan yang lebih detail mengenai permasalahan batas wilayah Gunung Kelud,” kata Pakde Karwo, berdalih.

Kartika Hidayati, anggota Komisi A DPRD Jatim menegaskan, se­harusnya Gubernur melakukan dialog dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri. Sehingga tidak menjadikan konflik berkepanjangan antara kedua daerah, (hyuan)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  SUARA DESA, Edisi 03, 15 April-15 Mei 2012

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Blitar, Kediri, Wisata dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s