Prabu Murdaningkung


Permaisuri melahirkan seorang putra yang diberi nama R. Murdaningkung, Pangeran itu sangat dikasihi oleh Prabu Hudara ke mana saja tak boleh pisah. Pada waktu R. Murdaningkung berumur 10 tahun, di hadapan para adipati, hulubalang, rakyat/tentara yang sedang menghadap Haginda di balairung sari, pangeran Murdaningkung minta keris yang sedang dipakai oleh Baginda. Dengan tak curiga sedikit pun Prabu Hudara menyerahkan kerisnya kepada pangeran cilik itu. Tetapi tiba-tiba R. Murdaningkung menarik keris itu dan menikam Baginda. Walaupun takluk, tetapi karena keris itu sangat ampuh, maka Baginda mati juga. Segala yang menghadap tidak ada yang membela Prabu Hudara, bahkan merasa senang. Segera R. Murdaningkung dinobatkan menjadi raja, bergelar Prabu Murdaningkung. Karena masih kecil, maka anak R. Panular yang bernama R. Panular II diangkat sebagai pemangku raja dan patih.

Beberapa tahun telah berlalu dengan pesat. Prabu Murdaningkung kawin, lalu berputera laki-laki, dinamakan R. Hardiwijaya. Ada juga beberapa orang puterinya, tapi tak terkenal.

Kemudian Baginda meninggal, R. Hardiwijaya naik takhta bergelar Prabu Brawijaya (III). Tidak lama kemudian patih Panular (II) meninggal dunia, meninggalkan dua orang anak lakilaki yang bernama R. Banteng, yang muda bernama R. Panular (III).

Lama Baginda merasakan kemewahan/kebahagiaan hidup. Baginda berputera seorang Laki-laki bemama R. Lembu-misani. Setelah Baginda wafat, R. Lembu-misani naik takhta bergelar Prabu Brakumara. R. Banteng menjadi patih. Adiknya yang bernama R. Panular diangkat menjadi adipati. ***

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: BABAD TANAH JAWI; Galuh Mataram, hlm. 63

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Legenda, Sejarah dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s