Kotapraja Madiun, Berdiri 1918


Pada masa pemerintahan Bupati Bupati ke XXIV Raden Harjo Tu­menggung Kusnodiningrat pada tahun 1918. Kabupaten Madiun kemudian terlihat dengan adanya Gemeente Ordonantie dengan Wilayah Perkotaan di pisahkan dengan Pemerintahan Kabupaten.

Pengangkatan sebagai Wali Kota baru dilakukan dan ditetapkan ber­dasarkan Surat Keputusan tahun 1928 nomor 411 dengan ditunjuk Mr. KA Schotman untuk menjabat Walikota yang pertama secara resmi dan masa jabatannya berlangsung sampai tahun 1932.

Wilayah Kota praja Madiun mempunyai luas sekitar 9.014 Km2 de­ngan memiliki 12 desa, masing-masing, Desa Madiun Lor, Sukosari, Patihan, Oro-oro Ombo, Karoharjo, Pangonganan Kejuron, Klegen, Nambangan Lor, Nambangan Kidul, Pandean dan Desa Perdikan Taman.

Dari kedua belas desa itu saat awalnya berpenduduk sekitar 34.900 jiwa yang terdiri dari orang Eropa sebanyak 1.800 orang, Cina 3.100 orang dan orang-orang Jawa/Indonesia sebanyak 30.000.

Dengan diterbitkannya Undang-Undang nomor 22 tahun 1948 yang di­tunjang pula dengan keluarnya Surat Keputusan No 16 tahun 1950, Kotapraja Madiun diubah statusnya menjadi Kota Besar Madiun. Undang-Undang itu diterbitkan atas persetujuan antara DPRDS Kabupaten dan Kotapraja Madiun untuk memenuhi status Kota Besar.

Terhitung sejak tahun 1951 delapan buah desa diwilayah Kabupaten Madiun diserahkan masuk wilayah Kotapraja.

Desa itu masing-masing: Demangan, Josenan, Kuncen (yang pada waktu itu berstatus desa Perdikan), Banjarejo, Mojorejo, Rejomulyo, Winongo dan Desa Mangunharjo.

Dengan penambahan desa-desa itu maka jumlah desa di Kota praja men­jadi 20 desa Luas desa yang baru dimasukkan itu pun menambah luasnya daerah dari 9.014 Km2 menjadi 2.309,9885 hektar.

Sejak berdiri (1918) hingga sekarang ini Walikota Kotapraja Madiun dijabat dengan urutan sebagai berikut:

  1. Ir. M.K. Angeniijf.
  2. Mr. De Moond.
  3. Mr. K A. Schotman.
  4. Mr. Boorstra.
  5. Mr. Van Dijk.
  6. Mr Ali Sastroamidjojo (masa penjajahan Belanda).
  7. Dr. Mr. R.M. Subroto (masa penduduan Jepang).
  8. Mr. R. Susanto Tirtoprodjo (masa Republik Indonesia).
  9. Sudibyo
  10. R. Purbastsworo.
  11. Supardi.
  12. R. Mohammad.
  13. Sudijono.
  14. Singgih.
  15. R. Muntoro Atmasentono.
  16. R. Mustadjab.
  17. R. Rusian Wongsokusumo.
  18. S u m a d i.
  19. Jubagyo.
  20. R. Rukito BA.
  21. Drs. Imam Sunardji – 15 – 11 – 1968/19 – 1 – 1974.
  22. Achmad Dawaki BA – 19 – 1 – 1974/19 – 1 – 1979.
  23. Drs. Marsudi – 19 – 1 – 1979/19 – 1 – 1984 (I).
  24. Drs. Marsudi – 19 – 1 – 1984 – s/d. (II).

Berdasarkan PP 49 tahun 1982 dan Surat Gubernur Kepala Daerah Tk. I Jawa Timur 19 Januari 1983, maka diserahkan 7 Desa dari wilayah Kabupaten Tk. II Madiun kepada Kotamadya Daerah Tk. II Madiun. Dengan masuknya desa itu di wilayah Kodya Madiun, maka saat ini ada 20 Kelurahan dan 7 Desa dengan luas daerah yang semula 23,9522 km2  saat ini berkembang menjadi 34.1144 km2.

Demikian pula jumlah penduduk dalam wilayah Kodya yang sebelum ma­suknya 7 desa diwilayah ini berjumlah 152.747 jiwa, kini berkembang menjadi 171.487 jiwa.

Rata-rata kepadatan penduduk 5020 jiwa/km2. Secara geografis Kotamadya Madiun terletak diantara 7° – 80° Lintang Selatan dan 111° – 112° Bujur Timur dan sebagian besar merupakan da­taran rendah dengan ketinggian plus 63 sampai 67 M diatas permukaan air laut surut.

Terkait:
Pengeran Timoer, Bupati Pertama Kabupaten Madiun
Raden Ayu Retno Djumilah, Bupati ke 2 Kabupaten Madiun
Bupati Kabupaten Madiun ke 3 sampai dengan ke 13
Raden Ronggo Prawirodirdjo I. – Ra­den Mangundirdjo, Bupati Madiun ke 14 – ke 15
Pangeran Raden Ronggo Prawirodirdjo III, Bupati Madiun ke 16
Bupati Madiun Ke 17 sampai dengan ke 21
Bupati Madiun ke 22 sampai dengan ke 24
Bupati Madiun ke 25 sampai denga ke 34
Berdirinya Madiun
Kotapraja Madiun, berdiri 1918

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  Buku Kenang-kenangan Sekilas Madiun Pada Hari Jadi Ke-418. Madiun: Humas Pemerintah Kabupaten/Kodya Daerah Tingkat II Madiun, 1986, hlm. 71-73.

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Madiun [Kota], Sejarah, Th. 1986 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s