Adat Kemanten Malang


Adat Kemanten Malang Keprabon

Seni dan budaya merupakan salah satu daya tarik Kota Malang sebagai Kota Pariwisata. Berbagai macam keunikan adat, tradisi dan kesenian yang merupakan warisan budaya luhur tersebut mampu memberikan nilai ekonomis yang menunjang secara langsung dunia pariwisata dan memberi kontribusi nyata dalam pembentukan sikap bangga terhadap Kota Malang.

Oleh karena itu, melalui acara Pembinaan Salon Dalam Rangka Pelestarian Adat Kemanten Malang Keprabon 2011 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang mencoba menghimpun event tersebut dalam sebuah brosur panduan yang bisa dijadikan sebagai pengetahuan dan panduan wisata untuk para wisatawan dan masyarakat Kota Malang secara umum.

Kami mengharapkan dengan adanya brosur ini dapat memberikan informasi dan mensosialisasikan Adat Kemanten Malang Keprabon sehingga terjalin suatu hubungan kecintaan terhadap kota yang kita kagumi ini.

Akhirnya kami ucapkan Selamat Datang di Kota Malang, selamat membaca, selamat menikmati keramahan dan kekhasan yang disajikan dan kami berharap bisa membawa Anda untuk selalu datang dan berkunjung kembali ke Kota Malang.
(Dra. Rr. Diana Ima WH., M.Si, Kepala Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata Kota Malang)

Pengantin Malang Keprabon
LATAR BELAKANG: Upacara Perkawinan Pengantin Malangan Keprabon berorientasi dari kebudayaan Hindu dan Jawa pada umumnya dan dari Jawa Timur pada khususnya. Hal ini dapat dilihat dari cerita Candi Singosari dengan Raja Kertanegara dan Kendedes yang terkenal sangat menarik bernama Pradna Paramita.

TUJUAN: Tata rias Pengantin Malangan Keprabon dengan segala tata cara upacaranya sangat unik dan mempunyai nilai budaya tinggi. Dengan perkembangan dan teknologi moderen sekarang ini diharapkan generasi penerus tetapi memelihara nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kebudayaan kita.

UPACARA ADAT:  Tata cara upacara adat Pengantin Malang Keprabon meliputi:
1.   Mlapati: mencari jodoh untuk putranya;
2.   Ngetutake Balung Pisah/Nontoni: menyaksikan dari dekat calon yang ditentukan sebagai calon jodoh pertamanya;
3.   Melamar;
4.   Peningsetan;
5.   Penentuan hari;
6.   Pasang Terob;
7.   Pingitan;
8.   Siraman;
9.   Meratus Rambut;
10. Ngetepi (Ngerik);
11. Manggulan;
12. Tebusan Kembar Mayang;
13. Upacara Jomblokan atau Rampak dan Ijab/Nikah;
14. Temu Pengantin;
15. Resepsi.

Busana dan Perhiasan Pengantin Wanita

Nama Perhiasan Bagian Atas:
1. Kembang Goyang Padma;
2. Jamaus Makutho Keprabon;
3. Urna (mata hati/batin);
4. Subang Kundala;
5. Kalung hara besar dan kecil.
++++++====================================++++++++

Nama Perhiasan Bagian Belakang:

  1. Penetep Puspa Padma;
  2. Sekar tanjung

++++++====================================++++++++
Busana dan Perhiasan
Nama Perhiasan Pengantin Wanita:
1a. Kalung Sulur (atas);
1b. Kalung Sulur Sanggabuana;
2a. Kelat Bahu Kayura Padma;
2b. Kelat Bahu Kayura Padma pakai Sulur
3. Pending Padma Pitaloka;
4. Gelang Kono;
5. Uncal Tribuana;
6. Cincin;
7. Boro-boro Sulur Sakembaran;
8. Benggel.

++++++====================================++++++++
Pengantin Pria
Nama Perhiasan Pengantin Pria:
1. Kuluk Makhuto 3 tingkat;
2. Sumping Permata;
3. Kalung Kace;
4a. Kalung Sulur;
4b. Kalung Sulur Sanggabuana;
5. Kelat Bahu Keyura Padma;
6. Sabuk timang;
7. Gelang Kono;
8. Uncal Tribuana;
9. Boro-boro Sulur Sakembaran;
10. Binggel.

…………………………………..
Adat Kemanten Malang Keprabon [
Brosur]. Malang: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, 2012.  

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kesenian, Malang [Kota], Seni Budaya, Th. 2012 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Adat Kemanten Malang

  1. ami/mutia berkata:

    mohon diinfokan produksi busana kemanten ini tp yg ukuran anak TK utk kartinian,,,hub saya di 08129312695 ami/mutia tks

  2. Ping balik: KEBUDAYAAN DAERAH MALANG JAWA TIMUR | Indra Alghifary

  3. Ping balik: Budaya Malang | uapriliani

  4. Ping balik: Budaya Malang June | wazhielangellow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s