Batik Jawa Timur


Daftar HAKI, Masih Dicuri

BATIK Jawa Timur kaya akan ragam motif dan corak. Jumlahnya bahkan  mencapai ribuan. Tidak tertutup kemungkinan, setiap hari ada motif-motif baru yang tercipta. Banyaknya motif dan sulitnya menemukan ide itu mendorong sebagian pembatik mendaftarkan karyanya untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

“Karni terus mendampingi mereka untuk pendaftaran HAKI ini” kata Nina Kirana Soekarwo, ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasnada). Dinas perindustrian dan perdagangan diberdayakan penuh untuk kegiatan tersebut. “Namun, memang belum semua didaftarkan HAKI. Kan ada pro-snya;’ ujar Asisten II Sekdaprov Bidang konomi Hadi Prasetyo.

Meski demikian, pendaftaran itu tidak menjamin karya batik bisa dilindungi pengamat batik Erwin Sosrokusumo megatakan, meski sudah mendapatkan HAKI, tetap saja ada karya mereka yang ditiru orang. Sayang, orang tersebut hanya bisa dituntut jika motifnya benar-benar sarna persis. “Beda satu garis saja sudah dianggap berbeda, padahal tetap saja njiplak,” terangnya.

Erwin mencontohkan motif payung yang pernah dibuatnya dan didaftarkan HAKI. Di bawah motif payung itu terdapat namanya. Begitu keluar dan diminati, motif terse but langsung dijiplak orang kurang dari sebulan. Si penjiplak hanya menghilangkan nama Erwin yang berada di bawah tiap motif payung. Dengan perbedaan itu, otomatis penjiplak tidak bisa dituntut.

Kasus tersebut tidak terjadi satu atau  dua kali saja. Banyak perajin yang mengalaminya. Karena itu, Erwin malas mendaftar HAKI karena dianggap tidak berguna. Apalagi, biaya untuk mend apatkan HAKl maha!. Malah banyakmotif yang akhirnya ditiru menjadi batik printing. Dia beliharap agar pemerintah lebih aktif memperhatikan batik dengan lebih menyeluruh. Termasuk, membuat terobosan untuk perlindungan dan pengawasan karya motif perajin.

“Tidak usah menunggu perajin itu tergabung di UMKM atau koperasi. Pemerintah harus jemput bola dengan mendata;’ tuttirnya.  Pernyataan Erwin terse but diakui oleh Kabid Usaha Mikro Kedl Menengah (UMKM).

Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim Ningky Poesponegoro. Beberapa perajin pernah mengeluh tentang mudahnya terjadi penjiplakan. Bahkan, hanya seminggu setelah motif terbaru dilaunching, model jiplakan sudah tersebar di mana-mana. (sha/rio/nji/c8/fat)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:Jawa Pos, Minggu 7 Oktober 2012, hlm. 29 sambung 30

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kesenian, Th. 2012 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s