Menhir dan Batu Kenong di Kabupaten Jember


Batu kuno bersejarah seperti menhir dan batu kenong di Jember menjadi sasaran pencurian. Pasar gelapnya terpusat di Bali. Sejak tahun 1998, telah terjadi upaya pencurian hingga 10 kali terhadap batu-batu kuno bersejarah.

Pencurinya adalah masyarakat sekitar lokasi batu-batu itu. Motifnya karena kemiskinan. Di Jember, situs-situs kuno dan sebagian di antaranya purbakala terletak di tujuh kecamatan, yakni Tanggul, Gumukmas, Wuluhan, Sukowono, Arjasa, Jelbuk, dan Mayang. Sebagian situs sudah diselamatkan dan disimpan di kantor Dinas Pendidikan Jember. Namun masih banyak yang tersebar di sawah, lahan milik warga, dan bahkan halaman kantor desa.

“Kehilangan terbanyak terjadi di Desa Kamal Kecamatan Arjasa dan Panduman Kecamatan Jelbuk,”kata Didik. Tingkat kehilangan mencapai 50 persen. Ini jika didasarkan pada data tahun
1994 yang dicek lagi pada tahun 2006.

Penadah membeli batu-batu kuno ini dari warga yang mencurinya dengan harga hanya ratusan ribu  per batu. Lalu pengepul ini memasarkannya di toko-toko seni (art shop) di Bali dan Jogjakarta. Tapi kebanyakan dijual di Bali. Di art shop Bali, harga batu kenong bisa dihargai sampai puluhan bahkan ratusan juta per buah.(.*)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Hallo Jember, Th. 2011

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Jember, Sejarah, Seni Budaya, Th. 2011 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Menhir dan Batu Kenong di Kabupaten Jember

  1. lisamona303 berkata:

    mengapa kota ini dinamakan jember? bukankah jember berarti basah? apakah sudah ada artikelnya?

    • Ada banyak versi tentang asal usul kota Jember;
      -Putri ternoda ( jember ) Endang Ratnawati putri Brawijaya;
      -Versi cerita anak, putri Endang Ratnawati nama kecilnya Jembersari;
      -Nama seorang Putri ( Jembarsari) yang berkuasa;
      -Ini (ubyektif) masuk akal, dari bahasa Madura “jembher” luas;
      – Sumber lain dari kata Ledok, Jemek atau Jember. yang berarti tanah/lumpur basah
      Jember memang sebuah Kota Yang bingung Dengan asal-asulnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s