Batik dan Tari Gandrung Banyuwangi


Batik dan Tari Gandrung Banyuwangi Tampil di Indonesia Night Melbourne

GUBERNUR Jatim bersama istri Hj. Nina Soekarwo tampaknya tak mau menyia- nyiakan saat lawatan ke Melbourne, Australia, 17-25  September lalu. Tidak hanya menarik investor dan pertemuan bisnis serta perdagangan, gubernur juga menawarkan kunjungan wisata ke masyarakat di Melbourne.

Bahkan dalam acara Indonesia Night dalam rangka Festival Indonesia 2012 Melbourne, Jatim menjadi tamu istimewa yang tampak di masyarakat Melbourne. Gedung Dallas Brook Cen­ter yang terletak di pusat kota berkapasitas ribuan penuh sesak oleh warga Melbourne dan Indonesia yang tinggal di sana.

Para pejabat pun berdatangan. Seperti Kepala BKPM Chatib Basri, Irmawan Emir Wisnandar Konsul Jendral RI untuk Victoria dan Tazmania di Melbourne. Juga Konselor Kota Melbourne Ken Ong. Juga hadir Konjen RI di Darwin, Konjen Spanyol, Konjen Jepang, dan banyak pejabat lainnya.

Begitu pembukaan acara sudah sangat kental dengan Jatim. Fashion show kebaya Madura dan tari Bedhoyo Majakirana ada atraksi barong yang menjadi ciri khas kesenian Ponorogo pun mendapat aplaus panjang.

Acara bertambah meriah setelah diwarnai nyanyian Bornok Hutauruk dengan Gema Nusantara dan fashion batik karya Rafi Abdurrahman Ridwan. Mode batik yang sangat bagus itu diciptakan oleh anak yang baru berusia 10 tahun. “Rafi juga akan dikirim ke Prancis untuk pergelaran/’ katanya.

Tari Gandrung Banyuwangi menambah semangat para pengunjung, karena penari mengajak warga Melbourne untuk menari bersama di panggung. Tak ketinggalan, Pemprov juga mengeluarkan batik dari Tulungagung, Tuban dengan batik gedoknya, Banyuwangi dengan batik Gajah Nguling, dan Surabaya dengan batik khasnya “Saya memang ingin menampilkan semua corak batik yang jumlahnya 1.300 dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. Jangan hanya yang dari Madura saja/’ tutur Hj. Nina Soekarwo, istri gubernur yang memang menyiapkan secara khusus acara itu.

Kekaguman penampilan delegasi Jatim juga diungkapkan oleh istri Konjen RI (KJRI) Irma Wisnandar. “Hebat. Selama saya melihat pentas di tempat lain, memang baru kali ini yang paling meriah,” katanya.

Irma melihat budaya Jatim sangat khas. “Saya ingin nanti publik Melbourne bisa langsung ke Jatim untuk melihat dari dekat,” katanya. Menurut dia, penampilan Indonesia Night kemarin juga tidak membosankan. “Sekarang budaya tradisional sangat dinamis. Hal seperti itu yang disenangi publik Melbourne,” ujar Irmawan.

Kehebohan acara juga tergambar begitu acara selesai. Para delegasi penari dan penyanyi sangat antusias menggandeng Soekarwo dan istrinya untuk berpelukan. Mereka pun menarik keduanya ke atas panggung untuk foto bersama, ihms

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Kirana, EDISI 73, TAHUN VII, OKTOBER 2012, hlm, 24

 

 

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kesenian, Th. 2012 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Batik dan Tari Gandrung Banyuwangi

  1. asmawi berkata:

    prestasi yang luar biasa.

  2. atmo berkata:

    membaca komentar admin di atas, mungkin judul blog yang lebih pas bukan “pusaka” tetapi pustaka jawatimuran.
    mohon maaf kalau saya salah.

    • Tentang Pusaka Jawatimuran :
      Menurut KBBI: Kamus Besar Bahasa Indonesia
      pu·sa·ka n (1) harta benda peninggalan orang yang telah meninggal; warisan; (2) barang yang diturunkan dari nenek moyang.
      ==> pusaka/warisan budaya (cultural heritage) Jawa Timur, merupakan Kekayaan alam dan budaya Jawa Timur.
      Menurut Unesco adalah:
      “Warisan (legacy) masa lalu yang hadir dalam kehidupan kita saat ini dan layak kita teruskan ke generasi mendatang. Heritage merupakan sesuatu yang layak atau harus dijaga keberadaannya dari generasi ke generasi karena nilai yang dikandungnya.”
      ==> maka kekayaan alam (natural heritage) maupun kekayaan budaya (cultural heritage) di seluruhIndonesia yang diwariskan masyarakat pada masa lalu harus dijaga kelestariannya untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
      Dari definisi dari Wikipedia, cultural heritage adalah:
      “warisan masa lalu baik yang bersifat artifak fisik dan atribut kelompok atau masyarakat tertentu yang diwariskan dari generasi masa lalu, dipertahankan pada masa kini dan diserahkan untuk kepentingan generasi mendatang.
      Walaupun terdapat kemungkinan bahwa sesuatu yang dianggap sebagai cultural heritage oleh satu generasi ditolak oleh generasi selanjutnya dan baru dihidupkan kembali oleh generasi berikutnya lagi.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s