Pretty Asmara, Kabupaten Lumajang


27 September 1977, Dian Pretty Asmara dilahirkan di Lumajang, Jawa Timur  , Bungsu dari tiga bersaudara (kakaknya adalah Soni Asmara lahir tahun 1969 dan kedua Reny Asmara lahir tahun 1970),  dari pasangan Paiman dan Siti Mutominah.
Tahun 1981, di usia empat tahun, Pretty sudahmasuk sekolah TK Muslimat.

Tahun 1983, pada usia enam tahun masuk SD Inpres Dawuhan Lor 2, di olah suara, prestasinya cukup lumayan. sering Prettyikut lomba sampai tingkat kecamatan. Urusan tarik suara memang tidak ada yang menandingi di sekolahnya. Padahal tidak pernah belajar menyanyi secara khusus.

Darah seni mengalir dari ayahnya yang semasa kuliah di Universitas Brawijaya, Malang mendirikan Kwartet S, sebuah kelompok lawak di Malang. Ketika Pretty kelas 6 SD menjadi vokalis utama perempuan Marys Queen Band (MQB), sebuah kelompok band dinamakan Lama kelamaan, MQB sebuah band yang dibentuk kakak iparnya.  MQB menjadi kelompok band paling besar di Lumajang. Waktu Pretty SMP, sering ditanggap ke berbagai kota di Jawa Timur.

Boleh dibilang, saat SMP Pretty sudah dikenal sebagai penyanyi tingkat kabupaten.  lagu Tua Tua Keladi yang dipopulerkan Anggun sering dinyanyikan juga lagu Nicky Astria. Pretty masih tetap nyanyi hingga band itu bubar sekitar 2 tahun kemudian.

Tahun 89, masuk sekalohdi SMP Negeri I Sukodono.

Tahun 1992, Pretty masuk sekaloh di SMA Lumajang, di bidang acting Pretty juga berbakat. pernah main teater di Lumajang. Saat SMA itulah aku mulai menyusun strategi. Aku ingin lebih mendalami seni peran. Aku ingin menjadi artis. Begitu lulus SMA, aku langsung ngomong ke bapakku. “Kalau enggak kuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) aku ingin kuliah di Jogjakarta. Di Jogja, kan, terkenal dengan kota seni budaya yang melahirkan banyak seniman top. Di Jogja juga masih dekat dengan industri perfilman. Banyak sinetron yang diproduksi di sana.

Sayang, kondisi ekonomi orang tuanya sedang menurun. Kata mereka, kuliah luar kota terlalu mahal. Apalagi, Pretty anak bungsu yang belum pernah jauh dari orang tua. Namun, ada jalan menuju Jogja. Ceritanya sejak SMA kelas 1, Pretty ikut bimbingan belajar di Primagama, Lumajang. Hasil, NEM-nya (Nilai Ebtanas Murni) memang bagus.

Secara kebetulan AMIKOM (Akademi Manajemen Informatika dan Komputer) Jogja yang masih satu grup dengan Primagama, menawarkan beasiswa berupa potongan uang kuliah yang lumayan besar. Alhasil, beasiswa dari AMIKOM menjadi kartu As untuk membujuk orang tuanya supaya diizinkan kuliah di Jogja. Berhasil.

Tahun 1995 , jadilah Pretty melanjutkan kuliah di AMIKOM (Akademi Manajemen Informatika dan Komputer) Yogyakarta.

Pretty suka bergelut di dunia seni peran, setelah artis berbadan subur Tarida Gloria meninggal, kupikir di Indonesia jarang ada artis dengan tubuh gemuk. “Akulah yang akan masuk,” pikirnya Mula-mula aku rajin kuliah dan aktif ikut kegiatan kampus. Antara lain menjadi kordinator band dan teater.=S1Wh0t0=

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
sumber berbagai koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Lumajang, Sosok, Th. 2012 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s