Ki Terik 2, Kabupaten Lamongan


Ki Terik 2

Latar belakang , Latar belakang , Upacara Tradisional Mendhak/ Nyanggring di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan , Propinsi Jawa Timur,  Versi yang kedua.

Menurut sebagian warga masyarakat Desa Tlemang yang lain, mengatakan bahwa Ki Terik itu pada ma­sa mudanya bernama Raden Panji Putro. Beliau ini masih termasuk salah satu diantara putra saudara muda raja Mataram.

Mengenai bagaimana Raden Panji Putro itu dapat sampai di Desa Tlemang, ceriteranya sebagai berikut. Dahulu, raja Mataram mempunyai seorang putri yang sakit buduk (kusta). Karena raja merasa malu, putri ini dibuang ke te­ngah laut dengan sebuah perahu. Namun karena nasib baik, ia di­tolong oleh seorang pedagang Belanda dan dipelihara sampai sem- buh. Bahkan setelah sembuh, putri tersebut diambil menjadi istri-
nya.

Dari hubungan perkawinan antara pedagang Belanda dengan putri raja Mataram yang dibuang itu lahirlah seorang anak yang bernama New Steber. Setelah besar dan atas petunjuk ibunya, New Steber meminta warisan sebagian tanah kepada raja Mataram. Karena dapat membuktikan bahwa ia masih cucunya sendiri, maka permintaan New Steber dikabulkan oleh raja Mataram.

Keputusan raja ini ternyata ditentang oleh saudaranya (adik-nya), sehingga terjadilah pertengkaran dan bahkan konflik fisik antara kelompok New Steber (Belanda) dengan keluarga paman- nya. Dalam konflik fisik ini New Steber yang dibantu oleh pa-
sukan Kompeni Belanda berhasil membunuh pamannya.

Namun tiga orang anaknya berhasil lari menyelamatkan diri. Ketiga orang bersaudara ini lari ke timur dan mengembara hingga sampai ke daerah wilayah Lamongan. Salah satu dari ketiga orang bersaudara itu bernama Raden Panji Putro. Dalam pengembaraannya itu Raden Panji Putro ber-hasil membuka hutan di witeyah Desa Tlemang sekarang. Bahkan kemudian oleh masyarakat Desa Tlemang Beliau diangkat menjadi pimpinannya.

Raden Panji Putro memang terkenal sebagai sakti dan dikagu-mi oleh warga masyarakat Desa Tlemang. Beliau dapat menum-buhkan daun muda pada setiap tongkat atau kayu yang sudah ke-ring, apabila tongkat atau kayu itu ditancangkan ke dalam tanah.Karena kemampuannya itulah kemudian sampai sekarang Raden Panji Putro dikenal dengan sebutan atau nama Ki Terik. (Terik artinya thukul atau tumbuh).

Seperti halnya Raden Panji Putro kedua saudaranya juga me- miliki kesaktian. Yang seorang dapat menumbuhkan sumber air, sehingga kemudian ia dikenal sebutan Ki Ngembes atau Ki Bromo-gedali. Sedangkan yang seorang lagi dapat menciptakan api, sehing-ga kemudian ia lebih dikenal dengan sebutan Ki Bromogeni. Se-lanjutnya Ki Bromogeni berkedudukan di Nyungyang dan Ki Bro-mogedali berkedudukan di Ngembes.

Setelah tiga orang bersaudara itu berhasil menyelamatkan diri dan membuka hutan untuk daerah pemukiman baru, maka mereka mengadakan upacara selamatan. Upacara  Selamatan ini dimaksud kan sebagai sarana mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melindungi dari bencana, dan selain itu juga se­bagai cara wisuda bagi kepemimpinan Ki Terik di wilayah Desa Tlemang.

Perlu dijelaskan di sini, bahwa mengingat daerah baru yang dibuka ini belum banyak menghasilkan, maka upacara selamatan wisuda diadakan secara sederhana atau seadanya saja. Bahkan yang memasakpun hanya terdiri dari kaum laki-laki saja. Namun demi­kian, upacara selamatan ini dapat dilaksanakan dengan hikmat dan mendapat dukungan dari semua warga masyarakat. Kegiatan upacara selamatan inilah oleh masyarakat setempat diberi nama selamatan Nyanggring dan dileluri sampai sekarang.

Terlepas dari kebenaran dua versi ceritera tersebut di atas, ternyata sampai sekarang, meskipun Ki Terik telah tiada, Beliau masih tetap dihormati oleh warga masyarakat Desa Tlemang. Ki Terik selain dianggap memiliki kesaktian yang istimewa, Beliau juga dianggap sebagai cikal bakal Desa Tlemang. Oleh sebab itulah setiap tahun sekali yaitu pada tanggal 27 Jumadilawal masyarakat Desa Tlemang menyelenggarakan Upacara tradisional Mendhak atau Nyanggring.

Adapun maksud dan tujuan diselenggarakan Upacara Tradisio­nal Mendhak/Nyanggring ialah untuk menyatakan rasa syukur ke pada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan dan rejeki yang telah diterima oleh warga masyarakat Desa Tlemang. Selain itu, upacara ini juga untuk memperingati hari wisuda Ki Terik sewaktu Beliau diangkat menjadi pimpinan masyarakat Desa Tlemang.

Bagi warga masyarakat Desa Tlemang, hari wisudanya Ki Terik menjadi pimpinan ini memang sangat penting arti nya, ka­rena peristiwa itu merupakan awal adanya tatanan baru yang sa­ngat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Setelah Ki Te­rik resmi menjadi pimpinan, kehidupan dalam masyarakat menjadi tentram penuh kesejahteraan lahir dan batin.

Semua brandal yang selama ini menjadi perusuh menjadi takut dan kembali ke jalan yang benar. Mereka bersama-sama dengan warga yang lain ikut membangun desa dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh ka­rena itu, sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Ki Terik dan untuk menghormat arwah Beliau, maka diselenggarakanlah Upaca­ra Mendhak/Nyanggring

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Upacara Tradisional Mendhak/ Nyanggring di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan , Propinsi Jawa Timur. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Th. 1991, hlm 35-37

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Legenda, Lumajang, Th. 1991 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ki Terik 2, Kabupaten Lamongan

  1. Ping balik: Desa Tlemang : Mendhak/ Nyanggring - Lamongan Merdesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s