Neno Warisman, Kabupaten Banyuwangi


neno 021 Juni 1964, lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, Titi Widoretno Warisman  lebih akrab dipanggil Neno Warisman

Pendidikan formal ia lalui dari TK SD Tunas Harapan, SMP negeri 82, SMA Tarakanita I dan Kuliah Universitas Indonesia, sastra Prancis.

Tahun 1978, Neno yang saat itu masih berusia 14 tahun berhasil terpilih sebagai Juara Baca Puisi se-Jakarta.

Tahun 80-an,  Neno terkenal sebagai penyanyi, dan juga lagu religi “A Ba Ta Tsa”.

Tahun 1983, album Neno serta Matahariku.

Tahun 1985, album Kulihat Cinta Dimatanya.

Tahun 1986, album Katakan Cinta Padaku. –Tampil di Festival Lagu Populer Indonesia 1986 Lagu “GETAR ASMARA” karya Fifi Embut & Tb. Rudi F.

Tahun 1987, album Pujaan Dewi. – album Fariz RM “Do Not Erase” duet menyanyikan lagu “Nada Kasih”

Tahun 1988, Sebuah Obsesi. album Karimata Biting menyanyikan lagu “Terjadi Lagi”– album Hanya Satu Kamudari Fariz RM dan Deddy Dhukun menyanyikan lagu “Dan Senyum Itu” karya Sonny Soebowo. Selain menyanyi Neno terkenal karena aktingnya sebagai Sayekti di film Sayekti dan Hanafi yang ditayangkan TVRI dan disutradarai oleh Irwinsyah.

Tahun 1989 – album Kompilasi Semua Sayang Kamu Dewi & Cipluk” serta album Kompilasi 10 Vokalis Utama Bintang Khatulistiwa lagu “BIARKAN SAJA” karya Rezky Ichwan & Ferina. Neno juga bermain dalam film Semua Sayang Kamu , yang masuk dalam nominasi Aktris Terbaik Festival Film Indonesia.

Tahun 1991, Neno memutuskan untuk memakai jilbab dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk dunia sosial dan pendidikan serta aktif membantu sosialisasi program Pendidikan Anak Dini Usia (PAUD) Departemen Pendidikan Nasional. Sering diundang untuk berbicara di seminar-seminar para ibu. Berbicara terutama tentang pengasuhan anak yang benar, pendidikan negeri, dan kesehatan.

Istri dari Ahmad Widiono Doni Wiratmoko ini kini memiliki tiga orang anak, Giffari, Maghfira dan Raudya

Tahun 1998, bersama psikolog dan pemerhati masalah anak, Elly Risman Musa, Neno mendirikan Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH), sebagai wadah bagi mereka yang peduli terhadap dunia parenting (orang tua).

21 Juni 2004, di ulang tahunnya ke-40, Penerbit Syaamil menerbitkan buku Neno bertajuk Izinkan Aku Bertutur.

Tahun 2005, Neno bermain dalam film garapan Garin Nugroho Rindu Kami PadaMu. Film ini meraih penghargaan sebagai film terbaik Asia di Osian’s Cinefan Festival ke-7 di New Delhi, India, yang berlangsung 16-24 Juli 2005.[2]

Tahun 2006, dengan penerbit Syaamil, Neno merilis buku berjudul Matahari Odi Bersinar Karena Maghfi. Buku pertama dari trilogi opera keluarga ini adalah sebuah refleksi batin yang tulus dan amat mendalam dari seorang Neno Warisman tentang keajaiban keajaiban jiwa yang ia alami dan saksikan dari anak anaknya yang menggemaskan, smart, aktif dan shalih.

Juni 2008 memulai kampanye “PMM”, pola makan yang menyelamatkan. Meraih penghargaan Inspiring Woman PKS Award 2008 .

Neno menikah dengan Ahmad Widiono Doni Wiratmoko dan memiliki 3 orang anak; Zaka, Maghfira, dan Ramadhani.

Tahun 2009, Neno bermain dalam film Ketika Cinta Bertasbih 2.

Tahun 2010, Neno bermain dalam film Dalam Mihrab Cinta.=S1Wh0T0=

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Banyuwangi, Kesenian, Sosok, Th. 2012 dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s