Aktualisasi Bumi Ronggolawe


aKTUALISASI BUMI RONGGOLAWE001Jawa Timur tidak hanya kaya di sektor kerajinan dan batik, tetapi seni budayanya pun beragam. Simak saja Kabupaten Tuban saat tampil pada Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) di Taman Budaya Jatim, Jl Gentengkah, Surabaya, beberapa waktu lalu.

BERAGAM seni budaya asal’Bumi Ronggolawe’diusung dan dinikmati penon­ton. Kekaguman dan decak kebanggaan pun muncul di tengah-tengah penon­ton ketika beberapa tarian dan seni tradisi ditampilkan.

aKTUALISASI BUMI RONGGOLAWE002Tari-tari dan seni tradisi itu menggambarkan kondisi sosial masyarakat setempat, seperti tari Miyang yang merupakan gambaran ungkapan kegem­biraan anak-anak wanita ketika beranjak remaja. Mereka mulai percaya diri dengan segala yang dimiliki, beraktualisasi, bersolek dan bergaya, bak bunga bertebaran di taman.

Saat mekar, mereka tampakkan pesona keindahan dan menebarkan keharu­man. aKTUALISASI BUMI RONGGOLAWE003Dengan kelincahannya, centil, menggoda dan manja, semua itu tertuang dalam tari ‘Kembang Setaman’.

Sedangkan fragmen tari bertitel ‘Ronggolawe Bhakti’berkisah tentang Ronggolawe yang merupakan tokoh legendaris bagi masyarakat Tuban, dan salah satu saka guru berdirinya kerajaan Wilwatikta (Majapahit).

BaKTUALISASI BUMI RONGGOLAWE004erawal ketika masuknya pendaratan armada bala tentara Tar – Tar di pe­labuhan Kambang Putih Tuban, Raden Arya Ronggolawe sebagai pucuk pim­pinan, mengerahkan prajuritnya dengan menggunakan strategi perang Supit Urang dan Panah Sentil Angin, behasil memorakporandakan tentara Tar-tar.

aKTUALISASI BUMI RONGGOLAWE005Karena jasa yang besar dan semangat juang yang bermental baja, maka Raden Arya Ronggolawe mendapat anugerah sebagai ‘Ken Ranggapati Amang-ku Bumi Menteri Mamanca Negara Ring Tuban’.

Berikutnya adalah tari Miyang yang menggambarkan kegigihan dan sema­ngat juang para wanita pesisir ketika para nelayan pergi melaut (Miyang). Me­reka bersemangat dan gembira dalam menyambut datangnya para nelayan dengan harapan hasil tangkapannya melimpah.

aKTUALISASI BUMI RONGGOLAWE006Sedangkan langen tayub yang ikut disajikan bermakna kelangenan sing di­tata kanthiguyub (kesenangan yang ditata dengan rukun). Seni langen tayub adalah sebuah seni pergaulan dan merupakan seni pertunjukan yang hidup dan berkembang di masyarakat Tuban. Seni ini biasa dipentaskan pada acara orang punya hajat, acara syukuran dan upacara adat lainnya.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Galeria; Media Dekranasda Jawa Timur, Edisi 09, November-Desember 2012, hlm. 20-21.

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kesenian, Th. 2011, Tuban dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s