Bangga Prestasi Batik Jatim


BATIK006Prestasi batik Jawa Timur membanggakan Betapa tidak, provinsi ini meraih dua gelar juara umum pada Lomba Cipta Seni Batik Nusantara (LCSBN) Tingkat Nasional yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Jakarta.

PERWAKILAN Jawa Timur yang sukses memenangkan juara LCSBN Tingkat Nasional 2012 di Jakarta (28/11) adalah SMAN 18 Surabaya dan SMKN 11 Surabaya. Ketua De­wan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim, Dra Hj Nina Soekarwo, Msi, mem­beri apresiasi kepada para pemenang di Gedung Negara Grahadi, Jumat (30/11).

SMAN 18 Surabaya yang berkolaborasi dengan perajin batik bernama Wirasno berhasil memenangkan juara satu kategori fashion. Sedangkan SMKN 11 Surabaya juga berkolaborasi dengan perajin batik asal Surabaya, Ari Widarto, berhasil menyabet juara satu lomba kategori House Ware.

Bude Karwo—sapaan akrab istri Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo-ini merasa sa­ngat bangga atas prestasi yang ditorehkan pada lomba ini. Salah satunya yang mem­buatnya bangga yakni melibatkan para siswa SMK dan SMU.”Lebih dari itu, pada lomba ini Jatim juga membuktikan tidak kalah dengan daerah lain, terutama Pekalongan yang tidak diragukan lagi produk batiknya,” ujar Bude Karwo.

la mengatakan, batik sudah merupakan pewarisan nilai budaya kepada gene­rasi muda, sebagai upaya melestarikan dan pengembangan budaya Nusantara di masa mendatang. Untuk itu, batik yang telah dimenangkan harus di-supporf pemerintah, karena batik yang dimenangkan telah mengalahkan kontestan ba­tik asal Pekalongan.

Melalui prestasi terse­but, Bude Karwo meminta kepada pemenang lomba agar batiknya bisa dipa­merkan ke Swiss saat kun­jungan kerja pada Februari 2013 mendatang. Dengan demikian, bisa membawa nama baik Jatim di kala­ngan internasional.

Sedangkan salah satu juara, Wirasno, menyatakan, sebagai juara umum pihak­nya menyampaikan terima kasih kepada Bude Karwo yang memberikan duku­ngan terhadap para siswa dan perajin yang memenangkan LCSBN 2012.

la berharap agar Pemprov Jatim dapat membantu pihak Dekranasda untuk mendapat hak paten pada hasil karya batik yang telah menang di acara lomba itu. Para pemenang lomba juga memberi nama batiknya masing-masing, seperti Wirasno memberi nama Batik Majapahitku. Sedangkan Ari Widarto memberi nama Batik Satrio Piningit.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Galeria; Media Dekranasda Jawa Timur, Edisi 09, November-Desember 2012, hlm. 3-4.

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kesenian, Th. 2012 dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s