Ukiran Topeng Madura


Pembuatan dan pengukiran topeng Madurabiasanyadilakukan pada jenis kayu jarananda, kayu dadap yang termasuk jenis kayu lunak, kuat dan tahan lama. Ukiran yang detail dititik beratkan kepada bagian rambut dan ornamen.

Bagian rambut selalu dibuat sebagian terjulai di atas dahi sampai bagian telinga, sebagian lagi tampak di atas ornamen kepala. Rambut yang terjulai di atas dahi diukir dalam bentuk garis ikal.

Pada ujung ikalan sering kali di beri hiasan permata, mutiara atau bunga melati merupakan salah satu hiasan kepala yang sangat penting, karena bunga melati dianggap sebagai lambang dari sikap bangsa Madura yang cinta tarhadap alam sekitar dan

jUaa mencerminkan ungkapkan nasionalisme, dan juga sebagai s., .ool keindahan dan romantik.

Selain melati, matahari, bulan dan bintang serta motif stilisasi dua tangkai batang padi berbentuk huruf V, juga merupakan ciri karakteristik topeng gaya Madura.

Adapun tekhnik ukir topeng Madura, khususnya ukiran bagian rambut disebut istilah ukiran kerawang (ajour).

Mputantular: Seri Mengenal koleksi museum Negeri Propinsi Jawa Timur, Surabaya: Bagian Proyek Pembinaan Permuseuman Jawa Timur,1995, hlm. 38-3940-41

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kesenian, Madura, Seni Budaya, Th. 1995 dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s