Janggelan, Kabupaten Nganjuk


Wisata Jawatimuran

Usaha memproduksi janggelan yang ditekuni keluarga Edi Santosa (aim), sudah diawali sejak tahun 1997. Sebelum menekuni usaha turun temurun ini, Edi Santosa bekerja sebagai sopir bis. Hal itu seperti dijelaskan, Sumiati, istri almarhum, Edi Santosa, saat berbincang dengan Derap dirumahnya Jl. Barito l/A Keringan Kelurahan Mangundikaran Nganjuk. Saat itu, Sumiati didampingi anak ketiganya Triono Gunawan atau sering dipanggil Wawan.Keduanya kemudian menceritakan seputar awal mulanya membuka usaha membuat janggelan di Nganjuk. Mereka sendiri sebenarnya bukan asli warga Nganjuk, melainkan berasal dari daerah Krian Sidoarjo. Mulai masuk Lingkungan Keringan Kelurahan Mangundikaran pada tahun 1977. Ketika itu daerah Keringan dan Ganung Lor masih dikenai sebagai daerah langganan banjir. ” Kami waktu itu memang hidup susah, anak-anak saya masih kecil, suami saya yang ketika itu bekerja sebagai sopir, pendapatannya pas-pasan ” kenang Ny. Surtiiati Setelah hampir 20 tahun malang melintang hidup sebagai raja jalanan, akhirnya timbul pula niatan dibenak Edi Santosa (aim) untuk meninggalkan…

Lihat pos aslinya 425 kata lagi

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Pos ini dipublikasikan di Beranda. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s