Krupuk Sermier, Kabupaten Nganjuk


Wisata Jawatimuran

Krupuk Sermier Lik Tum, Diminati Pelanggan

Lik Tum masih tak mau beranjak dari dapurnya. Dapur yang berada di samping rumah menjadi pusat aktivitasnya sehari-harinya. Badannya setengah membungkuk sembari tangannya sibuk membuka tutup panci yang menutupi kukusan dari anyaman bambu. Pandangannya tertuju pada isi kukusan yang ternyata adalah irisan tipis semacam adonan yang dibungkus plastik. “Ini bakal krupuk yang masih mentah. Setelah dikukus masih harus dijemur lagi”, katanya. Lik Tum alias Tumirah memang sudah lama memuat krupuk. Tapi bukanlah krupuk uyel atau krupuk tepung yang lazim ditemui di toko atau warung-warung. Krupuk buatan Lik Tum adalah krupuk sermier Atau krupuk yang menggunakan ketela pohon alias singkong sebagai bahan bakunya.

Sudah lama Lik Tum mejalankan usahanya. Sejak tahun 1962 ia menetap di Setrenan Kelurahan Kartoharjo Kecamatan Nganjuk, sejak itu pula ia memulai bisnis krupuk sermier. “Waktu saya masih gadis”, tuturnya dengan logat Jawa yang kental. Keadaan ekonomi kala itu yang menuntut Tumirah…

Lihat pos aslinya 603 kata lagi

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Pos ini dipublikasikan di Beranda. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s