Pesarean Agung Kesambongan, Surabaya


Wisata Jawatimuran

Ningrat Tionghoa Mas Ngabehi  Reksodiwirjo
Sambongan Surabaya 1Dari Juragan Sam Hong, menjadi sahabat sekaligus mertua Bupati Surabaya, keturunannya menjadi Bupati di daerah ini. Meski bergelar Mas Ngabehi, nama aslinya lebih dikenal hingga menjadi Sambongan.

Di kawasan Kedung Anyar, Surabaya, terdapat sebuah gang bernama Gang Bei. Dinamai demikian, konon karena tempat ini dulu menjadi kediaman para Ngabehi. Yaitu golongan bangsawan yang oleh orang Jawa biasa dipanggil Ndoro Bei.

Tidak jauh dari gang tersebut, di pinggir Jalan Arjuna, terdapat sebuah makam, yang di papan namanya tertulis Pesarean Agung Kesambongan. Namun orang-orang sekitar lebih mengenalnya sebagai Makam Bei daripada nama resminya itu. Makam Bei lebih dikenal karena di situlah para Ndoro Bei tadi dikuburkan.

Dari ratusan makam di sana, ada satu nisan yang terlihat berbeda dibanding lainnya. Nisannya paling tinggi, berwarna putih dengan ukiran kuning keemasan. Di salah satu bagiannya tertulis dengan huruf latin, M. Ng. Reksodiwirjo.

“Mas Ngabehi Reksodiwirjo inilah leluhur Ndoro-Ndoro Bei lain yang…

Lihat pos aslinya 549 kata lagi

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Pos ini dipublikasikan di Beranda. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s