Pantai Papuma (2), Kabupaten Jember


Wisata Jawatimuran

Pesona Pantai Papuma Berjemur Sambil Melihat dan Melihat Ular Batu .

Dua bocah bermain riang. Saling memercikkan air laut, seolah tak perduli ombak yang membesar. Padahal, mereka bermain berkejaran di atas sampan. Sementara sederetan perahu nelayan di belakangnya tampak sibuk mempersiapkan diri untuk melaut. Hari menjelang mahgrib, namun keindahan Pantai Papuma makin mempesona. Apalagi secara kebetulan di langit terbentuk warna siluet, fenomena alam yang cantik.

Memang mengasyikkan. Apalagi bila naik lagi ke Siti Hinggil (menara), semakin terlihat jelas bentangan pantai berpasir putih, gunung, dan hutan yang mengelilingi. Disempurnakan gugusan Pulau Dewa (Pulau Kreshna, Narada, dan Batara Guru). Tak heran jika dinamakan Papuma, akronim dari Pantai Pasir Putih Malikan. Pasirnya empuk, nyaman dipijak. Apalagi jalan-jalan sore, menyaksikan terbenamnya matahari. Dalam bahasa Jawa, malikan berarti terbolak-balik. Harafiahnya, setiap hari batu-batu yang bertebaran di pantai ini seperti disusun sedemikian rupa sehingga kondisi susunannya antara hari ini, kemarin, dan lusa tidak sama.

Pesona Pantai…

Lihat pos aslinya 227 kata lagi

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Pos ini dipublikasikan di Beranda. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s