Kuliner Kabupaten Pacitan


Wisata Jawatimuran

Soal makanan, Pacitan memiliki sesuatu yang berkesan eksotis yakni, thiwul. Masyarakat sekitar Pacitan yang tandus memang terbiasa makan singkong dan gaplek (singkong yang dikeringkan). Gaplek biasanya diplah menjadi thiwul sebelum dimakan. Bahkan, be- lakangan telah dikembangkan tehnologi pangan di sana berupa thiwul instan.

Eksotisme itulah yang LIBERTY dapatkan ketika mengunjungi salah seorang kenalan yang tinggal di wilayah Kecamatan Punung, Pacitan. Sebuah wilayah kecamatan yang memiliki pemandangan cukup spektakuler, dengan gunung, bukit, dan sawah berteras.

Setelah menyambut kedatangan LIBERTY, teman tadi menghidangkan secangkir kopi bikinan sendiri. Biji kopi diambil di halaman belakang, lalu dipanggang, kemudian ditumbuk, dan kini dihidangkan di hadapan LIBERTY. Sungguh sebuah pengalaman eksotis yang sudah lama tak pernah ditemui LIBERTY di kota.

Tidak berhenti di situ, saat tiba makan siang, si empunya rumah menyilahkan LIBERTY untuk makan bersama keluarga mereka. Dengan nasi inthil pakai bumbu pecel. Nasi inthil adalah nasi yang dicampur dengan thiwul, yang siang itu…

Lihat pos aslinya 45 kata lagi

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Pos ini dipublikasikan di Pacitan, Th. 2008, Wisata, Wisata Kuliner dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s