Loro Pangkon


Sangat beragam adat pengantin di Jawa Timur salah satunya adalah upacara adat temu temanten di Kota Mojokerto, yang selalu dilaksanakan secara tradisional secara turun temurun.
Upacara tersebut dilengkapi dengan berbagai persyaratan yang harus dipatuhi oleh semua pihak baik kedua mempelai maupun semua pelaksana upacara tradisi tersebut.
Sebelum mempelai pria dipertemukan, terlebih dulu diarak mengelilingi desa, membawa perlengkapan, berupa 2 buah kembar mayang, 2 pucuk tombak, pelarang, jodhang, lara pangkon, dan pengiring secukupnya.
Lara pangkon sebagai akronim dari lara sadurunge kelakon. Lara pangkon diperagakan oleh 2 orang membawa jago-jagoan yang dihias sedemikian rupa, dan dilengkapi sebuah bokor berisi beras kuning.
Peragaan itu diawali gending Jula-Juli Surabayan. Salah seorang pelaku menggendong jago-jagoan dan menari tari Remo. Sementara itu datang seorang pelaku lain menyambutnya.
Isi percakapan dua orang pelaku ialah serah terima pengantin laki-laki kepada pihak keluarga pengantin perempuan.

Soetrisno R., Ensiklopedia Seni Budaya Jawa timur; Pendekatan Kajian Budaya, Surabaya Intelektual Club (SIC), Surabaya, 2008, hlm. 263

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Mojokerto, Mojokerto [Kota], Seni Budaya, Th. 2008. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s