Pengrajin Bedug dan Alat Musik Rebana Kediri


Kerajinan pembuatan Bedug dan Alat Musik Rebana yang ada di RT 01 RW 01 Dusun Karang Nongko Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri ini dirintis oleh Bapak Purnomo mulai tahun 1998, diawali dengan belajar secara otodidak dari Jombang dan Jepara pertama kali dibuat dengan alat produksi yang sangat sederhana dan modal seadanya, namun setelah mendapatkan bantuan peralatan dari Dinas Koperindag Kabupaten Kediri berupa mesin bubut, maka hasil produksi bedug dan alat musik rebana kualitasnya semakin baik dan meningkat, sehingga sangat berpengaruh terhadap pemasaran hasil produksi, utamanya untuk pangsa pasar Kediri dan sekitarnya serta permintaan dari luar kota mulai banyak.Bedug Kediri.

Bedug senantiasa dikaitkan dengan media panggil peribadatan. Ada pendapat tradisi bedug dikaitkan dengan budaya Cina. Adanya Bedug dikaitkan dengan ekspedisi pasukan Cheng Ho abad ke-15. Laksamana utusan kekaisaran Ming yang Muslim itu menginginkan suara bedug di masjid- masjid, seperti halnya penggunaan alat serupa di kuil-kuil Budha di Cina. Ada pula pendapat bedug berasal dari tradisi drum Cina yang menyebar ke Asia Timur, kemudian masuk Nusantara.

Bedug Kediri...

Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedug merupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan maupun politik. Di Indonesia, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atau sembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh.dari masjid atau mushola, sehingga alat ini sangat diperlukan untuk memperbesar syiar Islam.

Bedug Kediri0002

Pembuatan Bedug dan alat musik Rebana terdiri dari, Kayu, Cat, Dempul, Plitur, Paku dan Kulit hewan yang biasa dibuat sebagai bahan baku bedug antara lain kulit kambing, sapi, kerbau, dan banteng. Kulit sapi putih memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kulit sapi coklat. Sebab, kulit sapi putih lebih tebal dari pada kulit sapi coklat, sehingga bunyi yang dihasilkannya akan berbeda disamping, keawetannya yang lebih rendah. Kemudian, kulit tersebut direndam ke dalam air detergen sekitar 5-10 menit. Jangan terlalu lama agar tidak rusak. Lalu, kulit dijemur dengan cara dipanteng (digelar) supaya tidak mengerut. Setelah kering, diukur diameter kayu yang sudah dicat dan akan dibuat bedug. Seteleh selesai diukur, kulit tersebut dipasangkan pada kayu bonggol kayu yang sudah disiapkan. Proses penyatuan kulit hewan dengan kayu dilakukan dengan paku dan beberapa tali-temali.

Bedug Kediri..

Proses pembuatan Bedug ini akan memakan waktu 2 (dua) minggu dengan catatan cuaca panas dan tidak terjadi hujan. Dengan middle standar berdiameter 1 m dan kayu mahoni, sedangkan untuk alat musik Rebana 1 (satu) Set terdiri dari 6 terbang, 3 bungo, 2 bass serta 1 perkusi. Sedangkan tenaga kerja dalam pembuatan bedug dan alat musik Rebana ini dilaksanakan oleh anggota keluarga sendiri. **

Bedug Kediri,

Kontak Person Bapak Purnomo Dusun Karangnongko RT. 01 RW. 01 Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri Nomor HP. 085855892095(wk-kominfo)

Majalah GEMA KELUD, Edisi 2 / April-Juni 2013 halaman 38

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Beranda. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s