Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Syafi’iyyah (MTSS), Tebuireng


Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Syafi'iyyah..Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Syafi’iyyah, unit sekolah tertua di Tebuireng, berdiri pada masa kepemimpinan Kiai Abdul Wahid Hasyim dan mendapat pengakuan formal pada tahun 1951 di masa kepemimpinan Kiai Abdul Karim Hasyim. Pada masa itu, madrasah- madrasah di berbagai pesantren memang sedang mengalami masa-masa
suram, karena pemerintah lebih memprioritaskan sistem persekolahan formal (schooling) daripada madrasah. Oleh sebab itu, unit-unit madrasah di Tebuireng pun pada akhirnya diformalkan sesuai dengan sistem persekolahan Nasional.
Khusus untuk Madrasah Tsanawiyah, selama kurang lebih setengah abad ini telah berhasil menjadi salah satu sekolah favorit dengan status “Disamakan” dan “Terakreditasi A”, berdasarkan SK No. Wm.06.03/ PP.03.2/ 1838/SKP/1997 sampai dengan tahun 2009 oleh BAN-S/M, dengan nilai 9,2. Dalam perjalanannya, MTs Tebuireng pernah meraih predikat MTs Teladan III se Jawa Timur serta menjadi Juara II dalam Lomba prestasi MTs Swasta tingkat Kanwil Depag Propinsi Jawa Timur.
Ruh Tebuireng masih terasa kental di MTs Tebuireng karena pendalaman ilmu-ilmu keagamaan melalui kajian kitab salaf masih konsisten dijalani. Hal ini ditunjang dengan upaya peningkatan bakat siswa melalui bimbingan mata pelajaran dan ketrampilan. Sesuai dengan kurikulum KTSP, MTs Salafiyyah Syafi’iyyah Tebuireng merupakan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang konsis mengajarkan ilmu-ilmu keagamaan dengan perpaduan Kurikulum Pendidikan Nasional dan Kurikulum Agama Takbasus Pesantren. Para pengajar di MTs Tebuireng didukung oleh sejumlah guru senior Pesantren Tebuireng dan para pengajar dengan standar akademik Strata Satu (S-l) dan Strata Dua (S-2).
Pada tahun ajaran 2010-2011, MTs Tebuireng membuka program Kelas Internasional berbasis Cambridge (2 kelas putra dan putri) hasil kerjasama dengan Laboratorium School Universitas Negeri Malang.
Untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar, MTs Tebuireng menyediakan ruang belajar yang memadai, dilengkapi dengan Laboratorium IPA, Laboratorium Multimedia, Perpustakaan, Ruang Kesenian, Ruang OSIS, Ruang UKS, Kopma (Koperasi Madrasah), Lapangan Olah Raga, Gedung Serbaguna, Kantin, ruang Tata Boga, dll.
Sedangkan kegiatan ekstra kurikuler di MTs Tebuireng meliputi kegiatan baca tulis al-Qur’an, pembinaan Kitab Salaf yang dilaksanakan sekaligus di madrasah dan di pesantren, praktek ubudiyah, pengembangan nahwu dan shorof (dengan standar Kitab Al-Jurumiyab), ketrampilan mengetik komputer, olah raga dan kepramukaan, qasidah Al-Banjari dan Band, serta LKD (Latihan Kepemimpinan Dasar).

————————————————————————————————————————-

 dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Mubarok Yasin, A. dan Fathurrahman Karyadi. Profil Pesantren Tebuireng. Cetakan 1. Jombang, Pustaka Tebuireng: 2011. halaman 157-160

 

 

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Jombang, Pandidikan, Th. 2011 dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s